Dark/Light Mode

Kemenekraf Ajak Kabinet Merah Putih Dan DPR Nobar Film Animasi Jumbo

Jumat, 21 Maret 2025 16:49 WIB
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky dan anggota kabinet Merah Putih nonton bareng film aminasi Jumbo. (Foto: dok Kemenekraf)
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky dan anggota kabinet Merah Putih nonton bareng film aminasi Jumbo. (Foto: dok Kemenekraf)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan Visinema menggelar acara nonton bareng film animasi Jumbo bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan DPR.

Acara yang di gelar di Plaza Indonesia XXI, Kamis (20/3/2025). Acara ini turut dihadiri pimpinan dan anggota Komisi VII DPR.

Kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara ini merupakan bentuk komitmen pemerintahan Presiden Prabowo dalam memajukan perkembangan industri film animasi Indonesia.

Baca juga : Kemenkop Dorong Pembentukan Kopdes Merah Putih Di Daerah 3T Indonesia Timur

“Dukungan teman-teman Kabinet Merah Putih malam ini sangat berarti bagi para pegiat industri film animasi nasional, selaras dengan arahan Bapak Presiden untuk terus mendukung kemajuan sektor ini,” jelas Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky.  

Riefky melanjutkan, sebagai Intellectual Property (IP) lokal film Jumbo memiliki kualitas cerita, gambar dan audio yang tidak kalah dengan film animasi luar negeri. Film ini rencananya akan ditayangkan serentak di 200-an layar bioskop nasional dan berlanjut di 17 negara. 

“Banyak sekali animator dan sineas Indonesia yang mampu membuat film berkualitas dan layak tampil di kancah dunia. Namun, diperlukan dukungan dari berbagai pihak agar ekosistem perfilman Indonesia semakin maju dan berkembang,” ungkap Riefky.

Baca juga : Kemenekraf-KAI Hadirkan Karakter Komik Lokal Di Stasiun Dan Gerbong Kereta

 Sepanjang tahun 2024, jumlah penonton film Indonesia mencapai 82 juta orang dan secara persentase, penonton film lokal hampir menyentuh angka 70 persen. Tentu saja capaian ini bukan sekadar angka, tetapi juga menjadi indikasi bahwa ekosistem perfilman di Indonesia semakin kuat. 

Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif periode 2011-2014, Mari Elka Pangestu, yang kini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan Internasional dan Kerjasama Multilateral, turut menyampaikan pendapatnya tentang perkembangan industri film animasi Indonesia usai menonton film Jumbo.

“Saya sangat bangga rasanya melihat Jumbo yang memiliki potensi besar untuk mendunia. Akhirnya ada animasi Indonesia yang go-global dan bisa ada karakter ala Indonesia dengan sifat dan budaya Indonesia yang bisa dinikmati oleh anak-anak kita,” ucap Mari Elka Pangestu.

Baca juga : Menkop: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Alat Revolusi Ekonomi Desa

Hadir dalam acara nonton bareng film animasi tersebut, Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Fauzi, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, dan para Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, antara lain Komunikasi dan Digital, Tenaga Kerja, Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN), UMKM, Pariwisata, dan PPPA. Turut pula perwakilan Komisi VII DPR RI antara lain; Pimpinan Saleh Daulay, Saraswati Djojohadikusumo, Chusnunia Chalim, dan para anggota Komisi. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.