Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Kepala Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari mengungkapkan peran alumni Universitas Indonesia (UI) dalam menggerakkan roda Pemerintahan di era Presiden Prabowo Subianto.
Kata Qodari, 30 persen jajaran Kabinet Merah Putih (KMP) merupakan jebolan UI. Qodari mengaku mendapat informasi dari Ketua Umum Ikatan Alumni (ILUNI) UI, Didit Ratam, terdapat 33 alumni UI yang mengisi kursi menteri, wakil menteri, dan kepala badan.
Artinya, 30 persen anggota kabinet merupakan orang-orang yang pernah mengenyam pendidikan di UI.
Baca juga : Prabowo ke Anggota Kabinet: Kita Berada di Trajectory yang Benar
"Jumlah kabinet Pak Prabowo itu ada 100 lebih. Jadi kalau ditanya bagaimana peran alumni UI dalam suksesnya pemerintahan, itu tinggi sekali," kata Qodari saat menjadi pembicara di acara Peran ILUNI UI Dalam Mendukung Percepatan Implementasi Asta Cita Presiden Prabowo di Sekretariat ILUNI UI, Salemba, Jakarta, Sabtu (25/1/2025).
Qodari tak bisa membayangkan seperti apa jalannya sistem pemerintahan Indonesia tanpa kehadiran UI.
"Coba kalau 30 persen itu hilang, itu pemerintahannya pasti goyang. Buat teman-teman yang kuliah di UI, selamat anda adalah bagian dari elite republik negara ini," ujar Qodari, disambut tepuk tangan peserta.
Baca juga : 81 Persen Pejabat Kabinet Merah Putih Sudah Lapor LHKPN
Belum lagi, sambung Qodari, jumlah anggota DPR yang sebelumnya mengenyam pendidikan di UI. Menurut hitungan yang disampaikan Didit Ratam kepadanya, terdapat 69 anggota dewan pernah berkuliah di UI.
"Kalau ditambahkan alumni UI yang ada di eselon 1, saya yakin jauh lebih banyak. De facto itu yang menggerakkan Pemerintahan sehari-hari adalah eselon 1. Para dirjen, deputi, beliau lah yang ngurus pemerintahan," ungkap alumni Psikologi UI itu.
Lebih jauh, dia menceritakan rasa bangga Presiden Prabowo karena kabinetnya diisi oleh para jebolan kampus terkemuka di Indonesia. Qodari bilang, Prabowo pernah mengabsen kampus yang pernah menjadi tempat belajar anggota kabinetnya.
Baca juga : Kontemplasi Menjelang 100 Hari Kabinet Merah Putih
"Ternyata kemarin pas rapat kabinet, Pak Prabowo mengatakan begini, saya yakin bahwa yang ada di ruangan ini adalah yang terbaik," imbuh Direktur Eksekutif Indobarometer itu.
"Oke mana coba yang dari Universitas Gadjah Mada, angkat tangan, banyak, kebetulan saya juga angkat tangan karena S3 saya di sana walaupun S1 saya di UI. Pas UI, saya juga angkat tangan. Alhamdulillah banyak juga. ITB, saya nggak angkat tangan, tapi lumayan jumlahnya banyak juga," tutur Qodari menirukan ucapan Prabowo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya