Dark/Light Mode

Kepala Badan Karantina Indonesia Pantau Arus Mudik Di Pelabuhan Bakauheni

Kamis, 27 Maret 2025 11:34 WIB
Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Sahat Manaor Panggabean (kiri) bersama Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama (tengah) dan General Manager Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Bakauheni Syamsuddin (kanan) saat melakukan pemantauan arus mudik dan lalu lintas komoditas pangan di Pelabuhan Bakauheni, Merak, Banten, Rabu (26/3/2025). Foto: Istimewa
Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Sahat Manaor Panggabean (kiri) bersama Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama (tengah) dan General Manager Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Bakauheni Syamsuddin (kanan) saat melakukan pemantauan arus mudik dan lalu lintas komoditas pangan di Pelabuhan Bakauheni, Merak, Banten, Rabu (26/3/2025). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni-Merak memainkan peran yang sangat penting sebagai jalur utama transportasi orang dan perdagangan komoditas antara Pulau Sumatera dan Jawa, khususnya untuk sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Sebagai salah satu pintu gerbang utama distribusi pangan dan kebutuhan pokok masyarakat, kelancaran alur barang sangat penting, terutama menjelang Idul Fitri.

Untuk memastikan kelancaran distribusi komoditas dan menjaga ketersediaan pangan menjelang liburan Lebaran, Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat M. Panggabean, melakukan pemantauan langsung di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Rabu (26/3/2025).

Pada pemantauan tersebut, Kepala Barantin didampingi oleh Bupati Lampung Selatan dan General Manager ASDP (Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan). Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa layanan karantina di pelabuhan ini tetap berjalan dengan lancar, terutama pada saat liburan Lebaran, guna mendukung kelancaran transportasi komoditas vital.

Baca juga : JICT Berangkatkan 600 Peserta Mudik Gratis ke Surabaya Dan Malang

"Untuk masyarakat yang melakukan mudik dari Jawa dan Sumatera untuk mempersiapkan diri dengan baik. Tidak perlu khawatir, logistik kita bagus baik di Jawa dan Sumatera," jelas Sahat.

Berbagai komoditas yang melalui Pelabuhan Bakauheni tidak hanya berasal dari Provinsi Lampung, tetapi juga dari provinsi-provinsi lain di Sumatera, yang kemudian disalurkan ke Pulau Jawa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Komoditas yang melalui pelabuhan ini antara lain buah-buahan, sayuran, produk perkebunan, ternak seperti sapi, kambing, babi, ayam, telur, serta ikan dan udang.

Berdasarkan data Badan Karantina Indonesia pada tahun 2024 tercatat lalulintas produk pangan yang melalui pelabuhan bakauheni yaitu, telur konsumsi sebanyak 14.830 kali, sapi 8.361 kali, kambing dan domba sebanyak 17.255 kali, udang 3.151 kali dan ikam bandeng dan ikan patin sebanyak 1.970 kali.

Baca juga : Gelar Baksos, DPP Poros Muda Indonesia Berbagi Takjil di Bulan Ramadan

Pelayanan dan pengawasan Karantina sangat penting dilakukan untuk memastikan bahwa komoditas tersebut sehat dan aman untuk dikonsumsi masyarakat. Pencegahan penyakit yang sedang merebak saat ini seperti PMK, harus dimitigasi.

Dukungan seluruh stakeholder di pelabuhan Bakauheni seperti ASDP, KSOP, Kepolisian & TNI yang terjalin baik selama ini, sangat mendukung pengawasan dan pengendalian dan layanan dapat berjalan baik dan lancar.

"Pelabuhan Bakauheni ini salah satu perlintasan ilegal untuk hewan-hewan dan tumbuhan eksotik kita. Saya khawatir di momen seperti ini juga ada aktivitas ilegal tersebut, yang ingin kita antisipasi," Jelas Sahat.

Sepanjang tahun 2024 Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Lampung berhasil melakukan penangkapan/penahanan sebanyak 62 kali di Pelabuhan Bakauheni, dari jumlah tersebut Karantina berhasil menggagalkan penyelundupan satwa liar jenis burung sebanyak 19.343 ekor, dengan frekuensi sebanyak 21 kali tangkapan, kulit ular sebanyak 711 lembar dengan frekuensi sebanyak 3 kali, kulit biawak sebanyak 709 lembar, 3 kali, dan sirip hiu sebanyak 29 Kg dengan frekuensi 1 kali.

Baca juga : Menko PMK, Kapolri Dan Panglima TNI Naik Heli Pantau Arus Mudik Di Pelabuhan Merak

Keberhasilan penggagalan perdagangan ilegal khususnya satwa liar/dilindungi juga berkat dukungan dan sinergitas seluruh stakeholder.

"Saya dan teman -teman karantina berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar semuanya lancar," tutup Sahat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.