Dark/Light Mode

Mensos Ajak Menhut Entaskan Kemiskinan Warga Sekitar Hutan

Kamis, 27 Maret 2025 21:44 WIB
Kemenson dan Kemenhut kolaborasi mengentaskan kemiskinan di Indonesia, Kamis (27/3)
Kemenson dan Kemenhut kolaborasi mengentaskan kemiskinan di Indonesia, Kamis (27/3)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengajak Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni berkolaborasi mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

Kolaborasi ini akan fokus pada pemberdayaan masyarakat yang telah tergraduasi melalui berbagai program di Kementerian Kehutanan.

"Kita ingin kelompok yang ada di sini ini (rentan, miskin, dan miskin ekstrem) bisa diberdayakan lewat program-program kementerian yang ada, seperti Kementerian Kehutanan," kata Gus Ipul, sapaan bekennya di kantor Kementerian Kehutanan, Jakarta pada Kamis (27/3). 

Baca juga : Gus Ipul Ajak Menhut Kolaborasi Sejahterakan Masyarakat Sekitar Hutan

Gus Ipul menjelaskan, data kelompok rentan, miskin dan miskin ekstrem yang akan digunakan berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). 

Ia menyebut, informasi mengenai masyarakat yang telah tergraduasi akan diserahkan ke Kementerian Kehutanan untuk selanjutnya dilakukan pemberdayaan agar lebih mandiri dan tidak bergantung pada bantuan sosial.

Gus Ipul mengatakan, Kemenhut nantinya memberdayakan warga yang berada di sekitar kawasan hutan. Diharapkan langkah ini mampu menurunkan kemiskinan.

Baca juga : Program Sedekah Konsumen Alfa Group: Dari Recehan Entaskan Kemiskinan

"Kita seleksi masyarakat sekitar hutan dan bisa melakukan kegiatan ekonomi yang berbasis kehutanan, itu nanti bisa kita lempar ke Menteri Kehutanan untuk diberdayakan dengan program-programnya. Sehingga bisa menurunkan pengentasan kemiskinan ini. Kalau efektif maka tentu kemiskinan akan turun," jelasnya.

Lebih lanjut Gus Ipul menyampaikan, langkah ini sebagai bentuk tindak lanjut atas instruksi Presiden Prabowo Subianto. Dia mengatakan, Prabowo menargetkan angka kemiskinan berada di bawah 5 persen pada tahun 2029 dan kemiskinan ekstrem 0 persen pada 2026.

"Kira-kira begitu tugas kami, Pak Menteri. Mohon dukungan, mohon bantuannya kalau ada peluang-peluang pemberdayaannya," ujar Gus Ipul.

Baca juga : Tengok Pos Perlintasan, BNPP Temukan Warga Timor Leste Garap Wilayah Sengketa

Sementara itu, Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni menyambut, baik hal ini. Dia berjanji pihaknya akan berkoordinasi dengan Kemensos untuk menindaklanjuti rencana ini.

"Jadi saya kira nanti kita ketemu ya, saya kira nanti buat jadwal juga kalau misalnya sudah matang kita ketemu lagi untuk buat MoU. Kalau meeting MoU, kita sudah bisa dapat data-datanya, kira-kira berapa yang bisa kita kerjakan bareng-bareng," kata Menhut. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.