Dark/Light Mode

Pantau Puncak Mudik dari JMTC Bareng AHY, Menhub Sebut Volume Kendaraan Naik

Jumat, 28 Maret 2025 20:53 WIB
Foto: BKIP Kemenhub.
Foto: BKIP Kemenhub.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan, mulai Kamis (27/3/2025) malam, volume kendaraan di jalan tol meningkat.

“Namun dari Korlantas Polri telah melakukan rekayasa one way lokal maupun nasional yang disesuaikan dengan kondisi yang terjadi kepadatan. Kemudian, kebijakan one way ini secara reguler dievaluasi sesuai situasi saat itu,” ujar Dudy.

Hal itu disampaikannya ketika memantau jalannya puncak arus mudik darat melalui Jasa Marga Toll-road Command Center (JMTC) Jatiasih, Bekasi, Jumat (28/3/2025).

Dudy melakukan peninjauan bersama Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Wilayah yang dipantau mulai dari Cikampek, Cirebon, hingga Semarang. Pengecekan juga dilakukan di sejumlah titik rest area di sepanjang jalur tersebut.

Baca juga : Puncak Arus Mudik, Damri Angkut 11 Ribu Pemudik

Dudy menyampaikan, saat ini konsentrasi Kemenhub adalah agar pelayanan untuk masyarakat yang sedang mudik bisa berjalan baik.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Jasa Marga, pada periode H-10 sampai dengan H-4 Lebaran (21 Maret hingga 28 Maret 2025), waktu tempuh rata-rata Jakarta hingga Semarang adalah 5 jam 21 menit.

Waktu tempuh ini berhasil turun 11,8 persen terhadap data 2024 dengan periode sama yang waktu tempuhnya selama 6 mam 3 menit.

Total volume lalu lintas yang keluar Jakarta di 4 Gerbang Tol Utama (H-10 sampai dengan H-4) adalah sebanyak 1,2 juta kendaraan atau naik 20,3 persen terhadap kondisi normal.

Dari jumlah tersebut, total volume lalin keluar Jakarta mayoritas ke arah Timur dengan jumlah 609.000 kendaraan atau naik 48,3 persen dari kondisi harian normal.

Baca juga : Warga Apresiasi Mudik Bareng MIND ID, Makin Seru Dan Aman

Menhub mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas rest area dengan baik. Mereka bisa beristirahat jika lelah atau mengantuk.

Namun, Dudy mengingatkan pemudik untuk menggunakan waktu secukupnya di rest area agar tidak terjadi kepadatan atau penumpukan pada rest area.

Sementara Menko AHY mengungkapkan, di JMTC ada lebih dari 3.000 kamera pemantau (CCTV)  yang bisa diambil datanya.

Selain itu, ada tim yang bekerja 24 jam untuk memonitor sekaligus menganalisa dan mengambil keputusan-keputusan taktis saat dihadapkan pada dinamika arus lalu lintas di ruas-ruas tol.

"Semua data ini saat ini tentunya digunakan secara optimal untuk mendukung arus mudik masyarakat kita," ujar Menko AHY.

Baca juga : Pengelolaan Arus Mudik Oke, Menhub: Tak Ada Kepadatan Berarti di Pelabuhan Merak

Menhub dan Menko AHY juga berkomunikasi dengan para petugas di lapangan untuk mengkonfirmasi apakah situasi yang ditampilkan di layar command center sesuai dengan yang terjadi di lapangan. Menko AHY menilai arus mudik masih terkendali dengan baik.

"Dengan segala kebijakan dan upaya yang kita lakukan bersama, arus mudik bisa dikatakan sejauh ini berjalan aman, lancar, dan dalam kendali yang baik. Menhub juga setiap hari melakukan pemeriksaan dan pengecekan di lapangan. Kita berharap, perjalanan masyarakat hingga arus balik nanti bisa berjalan aman, lancar, dan juga menyenangkan," tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmodjo, Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur, dan Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.