Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Takziah ke Keluarga Korban Longsor Mojokerto, Mensos Salurkan Santunan
Minggu, 6 April 2025 16:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengunjungi kediaman korban longsor Mojokerto, di Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Minggu (6/4/2025).
Selain menyampaikan belasungkawa, Gus Ipul juga memberikan santunan kepada ahli waris para korban.
"Saya takziah bersama Pak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Mojokerto ke rumah duka. Kita juga menyampaikan bela sungkawa sekaligus menyampaikan salam Bapak Presiden," kata Gus Ipul usai menemui ahli waris.
Musibah longsor yang terjadi di jalur Pacet-Cangar Kamis (3/4/2025) menelan 10 korban jiwa. Tiga di antaranya merupakan warga Desa Jatijejer, Trawas, Mojokerto.
Baca juga : Kemensos Segera Salurkan Santunan bagi 10 Korban Tewas Longsor Mojokerto
Ketiganya adalah Fitria Handayani (27), Ahmad Fiki Muzaki (28), dan Mikaila F. Z (3,5).
Gus Ipul menyerahkan santunan senilai Rp 15 juta kepada ahli waris masing-masing korban.
Gus Ipul mengungkapkan, kedatangannya adalah untuk menunaikan tugasnya sebagai bagian dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Kemensos memiliki peran dalam penanganan bencana dan dilaksanakan bersama-sama dengan institusi lain dan juga masyarakat.
Baca juga : Kemensos Bantu Evakuasi Korban Longsor di Mojokerto dan Dirikan Dapur Umum
Tahap penanganan bencana yang pertama adalah proses evakuasi. Gus Ipul berpesan, proses evakuasi ini boleh dilakukan oleh orang-orang yang memang memiliki kemampuan dan kapasitas agar prosesnya bisa berjalan dengan lancar.
Tugas kedua Kemensos dalam mitigasi bencana ialah penyediaan shelter dan logistik. Jika kedua hal itu tidak diperlukan, maka Kemensos akan beralih ke tahap berikutnya, yaitu rehabilitasi.
“Pemulihan di daerah tempat bencana," papar Gus Ipul.
Ia menambahkan, saat ini mitigasi bencana longsor di Mojokerto tengah memasuki fase pemulihan. Untuk membantu pemulihan, Kemensos telah mengerahkan 20 Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Mojokerto untuk membantu pengelolaan dapur umum dan menyediakan makanan bagi para petugas dan relawan yang membantu proses evakuasi korban dan pembersihan area yang terdampak longsor.
Baca juga : Ribuan Warga Berau Mengungsi Akibat Banjir, Kemensos Salurkan Bantuan Logistik
"Ada 20 (Tagana) yang dilibatkan di sini kemarin untuk membantu dukungan logistik buat dapur umum untuk kebutuhan mereka yang sedang mengevakuasi maupun juga masyarakat lain yang ikut terlibat dalam kegiatan evakuasi," tutup Gus Ipul.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya