Dark/Light Mode

Kemensos Dorong Pemberdayaan Ekonomi Lewat Potensi Lokal

Minggu, 6 April 2025 21:57 WIB
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono  menghadiri kegiatan Grebeg Ketupat di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (6/4/2025).
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menghadiri kegiatan Grebeg Ketupat di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (6/4/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos)  terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal di berbagai daerah. Salah satunya, dengan mendukung berbagai inisiatif yang memperkuat kemandirian warga, terutama di wilayah pedesaan.

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan Grebeg Ketupat di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (6/4/2025). 

Dia menekankan, pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan potensi ekonomi masyarakat.

Baca juga : Kemensos Siapkan 2 Sekolah Rakyat di Magelang

“Kami ingin masyarakat bisa berdaya, bisa mandiri, mereka punya penghasilan sendiri. Yang bekerja kita kasih lapangan pekerjaan, yang mau usaha kita kasih lapangan usaha,” ujar Agus.

Menurutnya, Kabupaten Magelang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan kebudayaan yang bisa diolah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah saat ini juga tengah menghimpun berbagai potensi tersebut sebagai basis pemberdayaan ekonomi.

“Potensi-potensi ini nanti kami dari Kemensos bersama Bupati Magelang akan mensinergikan supaya ini menjadi potensi untuk pemberdayaan. Sehingga kemiskinan di Magelang bisa kita kurangi,” ujarnya.

Baca juga : Antisipasi Tarif Trump, Menpar: Pariwisata Jadi Pertahanan Ekonomi Nasional

Dukungan itu disampaikan Wamensos dalam rangkaian kegiatan perayaan Grebeg Ketupat yang digelar di Lapangan drh. Soepardi, Kabupaten Magelang. Tradisi tahunan yang berlangsung sepekan setelah Idulfitri itu tahun ini diangkat ke tingkat kabupaten, setelah sebelumnya digelar di tingkat desa.

Sementara Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengatakan, Grebeg Ketupat kini menjadi agenda rutin kabupaten untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. 

Ia berharap, tradisi ini mampu meningkatkan partisipasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menggairahkan sektor pariwisata.

Baca juga : Pemerintah Perlu Dorong WTO Sehatkan Sistem Perdagangan Global

“Ini momentum di mana kita akan mendorong Borobudur menjadi destinasi wisata nasional yang tidak hanya bergantung pada Candi Borobudur. Kreativitas masyarakat seperti ini bisa menjadi daya tarik tersendiri,” ujar Grengseng.

Kemensos memastikan akan terus mendukung berbagai upaya yang memperkuat ekonomi lokal dan kemandirian masyarakat, khususnya melalui kegiatan berbasis budaya dan potensi wilayah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.