Dark/Light Mode

Menteri Ekraf Siap Kolaborasi Dengan APINDO Kembangkan Ekonomi Kreatif

Rabu, 16 April 2025 07:07 WIB
Halalbihalal Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). (Foto: dok Kemenekraf)
Halalbihalal Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). (Foto: dok Kemenekraf)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya menghadiri acara halalbihalal Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) sebagai bentuk penguatan silaturahmi dan penjajakan kerja sama strategis antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif nasional.

Dalam sambutannya di Hotel AYANA Midplaza, Jakarta, Senin (14/4/2025), Teuku Riefky menyampaikan bahwa momentum ini menjadi langkah awal menjalin kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif yang baru terbentuk enam bulan lalu dengan kepengurusan APINDO periode 2023–2028 di bawah kepemimpinan Shinta Widjaja Kamdani.

“Kami mengapresiasi kesempatan ini untuk dapat lebih dekat dengan para pengurus APINDO dan menjajaki peluang kerja sama dalam memperluas jumlah serta kualitas tenaga kerja ekonomi kreatif di Indonesia,” ujar Riefky.

Baca juga : Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Dorong Pemerataan Ekonomi

Ia menambahkan, misi kolaborasi ini sejalan dengan Asta Cita ke-3 Presiden Prabowo-Gibran, yang menekankan pentingnya penciptaan lapangan kerja berkualitas, pengembangan kewirausahaan, dan penguatan industri kreatif.

Menurut Menekraf, APINDO memiliki peran strategis dalam mendorong dunia usaha dan penciptaan lapangan kerja, termasuk melalui bidang ekonomi kreatif yang kini menjadi salah satu prioritas nasional. Ia menegaskan bahwa Kemenekraf siap bekerja sama dengan APINDO dalam berbagai subsektor ekonomi kreatif, yang jumlahnya mencapai 17, mulai dari kuliner, kriya, fesyen, hingga film, animasi, dan konten digital.

“APINDO dapat menjadi mitra strategis dalam menjadikan ekonomi kreatif Indonesia sebagai the new engine of growth,” tegas Riefky.

Baca juga : Menkop Tegaskan RAT Perkuat Tata Kelola Hingga Menyusun Arah Langkah Koperasi

Sementara itu, Ketua Umum APINDO Shinta Widjaja Kamdani menyambut baik ajakan kolaborasi dari Kemenekraf. Dalam pidatonya, ia menegaskan pentingnya sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.

“Kolaborasi dengan pemerintah bukan lagi pilihan, tapi keharusan,” kata Shinta.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor ekonomi kreatif menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam 11 tahun terakhir. Jumlah tenaga kerja di sektor ini meningkat hampir dua kali lipat, dari 14 juta orang pada 2013 menjadi sekitar 26,5 juta orang pada 2024. Sektor ini juga menunjukkan peningkatan dalam kontribusi terhadap PDB, ekspor, dan investasi.

Baca juga : Istana Minta Jangan Dibumbui Tafsiran Politik

Riefky menegaskan, dengan pendekatan kolaboratif berbasis model hexahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas, media, dan lembaga keuangan, sektor ekonomi kreatif diyakini dapat menjadi kekuatan ekonomi baru yang bertumbuh dari daerah dan membawa dampak nasional.

Acara halalbihalal ini juga turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Menteri Tenaga Kerja Yassierly, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Sejumlah duta besar dari berbagai negara juga hadir dalam kesempatan tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.