Dark/Light Mode

Irjen Kemenag Kenalkan Arah Baru Strategis Pengawasan Internal, Fokus ke 3 Pilar

Rabu, 28 Mei 2025 20:32 WIB
Irjen Kemenag, Khairunas (Foto: Dok. Kemenag)
Irjen Kemenag, Khairunas (Foto: Dok. Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) memperkenalkan arah baru strategi pengawasan internal melalui tagline "Pengawasan Berdampak: Solutif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan". Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag, Khairunas, menjelaskan, penjabaran Pengawasan Berdampak ini akan berfokus pada tiga pilar utama.

Pertama, Solutif yakni pengawasan dilakukan dengan pendekatan adaptif dan berbasis data untuk meningkatkan akuntabilitas. Kedua, Kolaboratif berarti menjadikan Inspektorat Jenderal sebagai mitra strategis dalam peningkatan kapasitas organisasi dan pelayanan publik. Ketiga, Berkelanjutan artinya pengawasan yang memberikan kontribusi positif dan transformatif secara konsisten.

Dia menerangkan, pengawasan tidak cukup hanya untuk menemukan kesalahan. Pengawasan harus mampu menghadirkan solusi, menjadi mitra strategis, dan mendorong perbaikan yang berkelanjutan. "Namun, jika ditemukan pelanggaran serius, kami siap mengambil langkah tegas dan terukur," ucapnya, dalam Media Gathering bersama awak media, di Jakarta, Rabu (28/5/2025).

Dukung Sukses Haji 2025

Komitmen Pengawasan Berdampak telah diterapkan secara konkret dalam pengawasan penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M. Salah satu inisiatif utamanya adalah penerapan Immediate Corrective Action terhadap sejumlah temuan layanan yang berpotensi menurunkan kualitas pelayanan jemaah.

Baca juga : Irjen PKP Laporkan Lagi Dugaan Korupsi Perumahan, Fokus Baru Di Sulsel

"Pengawasan yang kami lakukan bukan hanya bersifat reaktif, tetapi langsung diikuti dengan aksi korektif di lapangan. Kami mendorong agar seluruh penyedia layanan bertanggung jawab penuh dalam memenuhi kontrak dan menjaga kualitas pelayanan," ujarnya.

Dalam hal akomodasi, Tim Pemantau Itjen Kemenag telah memberikan rekomendasi untuk melakukan penanganan sesegera mungkin atas laporan kamar yang tidak layak huni dan tidak sesuai kontrak, termasuk tidak tersedianya perlengkapan kamar mandi bagi jemaah.

Kedua, mengenai katering. Dia menegaskan, cita rasa makanan adalah bagian penting dari kenyamanan jemaah selama berhaji. Karena itu, Itjen Kemenag memastikan setiap menu yang disajikan bercita rasa khas Indonesia dan ramah bagi lansia.

"Chef dan bahan masakannya pun kami pastikan berasal dari Indonesia agar jemaah merasa seperti di rumah sendiri, meski sedang berada di tanah suci," ujarnya. 

Baca juga : MPR For Papua Serukan Evaluasi Strategi Penanganan Konflik

Pada layanan transportasi, pengawasan yang dilakukan untuk memastikan standar layanan transportasi antar kota (Madinah–Makkah) dan Bus Shalawat agar nyaman, tepat waktu, serta bebas pungutan liar.

"Kami memastikan seluruh moda transportasi baik dari Madinah ke Makkah maupun sebaliknya, serta Bus Shalawat, berjalan sesuai standar kenyamanan dan ketepatan waktu. Tidak boleh ada pungutan liar dalam bentuk apa pun," wanti-wanti Khairunas. 

Saat ini, Itjen Kemenag sedang menginisiasi adanya pembangunan Dashboard Layanan Haji, sebuah sistem pemantauan digital yang dirancang untuk membantu Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dalam mengelola pergerakan jemaah, terutama menjelang fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Dashboard ini adalah langkah awal menuju digitalisasi layanan haji yang lebih efisien dan transparan. Efektivitas layanan ini perlu didukung oleh sistem data yang terintegrasi, akurat, dan selalu diperbarui.

Baca juga : Sambut Dirjen Bea Cukai Baru, Ginsi Siap Perkuat Pengawasan Barang Ilegal

"Maka saya minta seluruh pihak, baik di Tanah Air maupun Arab Saudi, untuk memastikan kualitas dan konsistensi data sebagai fondasi utama keberhasilan layanan ini," katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.