Dark/Light Mode

Menkop: Kopdes Merah Putih Butuh Edukasi Dan Pendampingan

Kamis, 29 Mei 2025 22:27 WIB
Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024 secara hybrid di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Foto: Istimewa
Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024 secara hybrid di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024 secara hybrid di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (28/5/2025).

Rapat tahunan yang telah dilaksanakan sebanyak 26 kali ini dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi.

Dalam sambutannya, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menyampaikan sampai saat ini Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih telah terbentuk sebanyak 57.000.

"Dan akan terus berproses untuk mewujudkan mimpi besar Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk 80.000 Koperasi Desa Merah Putih," kata Budi Arie Setiadi.

Baca juga : Mendes Sebut Kopdes Merah Putih Bisa Jadi Suplier Program MBG

Menteri Budi Arie juga mendorong agar perempuan berperan aktif dalam Kopdes Merah Putih.

"Mari seluruh penggiat koperasi untuk mendukung Kopdes Merah Putih dan dengan pengalaman KSP Nasari harus dapat ditularkan, membantu dan melakukan edukasi Kopdes Merah Putih. Khususnya di wilayah Sumatera Utara," ujar Menteri Budi.

Budi Arie berharap, rapat tahunan KSP Nasari dapat memberikan keputusan terbaik sehingga dapat lebih menyejahterakan para anggotanya.

"Rapat tahunan tahun depan dapat menghasilkan sisa hasil usaha serta dapat mengalokasikan sebagian SHU untuk pendidikan anggota," harap Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) itu.

Baca juga : Sudah Terbentuk 60.806 Unit, Menkop Optimis Kopdes Merah Putih Capai Target

Di kesempatan sama, Ketua KSP Nasari Frans Meroga Panggabean menjelaskan bahwa dalam acara ini pihaknya memberikan penghargaan kepada kantor cabang terbaik.

"Kami juga memberikan penghargaan karyawan terbaik KSP Nasari untuk kinerja tahun 2024," ujar Frans.

Gebrakan ini merupakan wujud nyata KSP Nasari yang selalu berusaha melaksanakan management profesional dan iklim kompetisi di internal.

"Sehingga dapat memberikan peningkatan pelayanan kepada anggota sebagai ikhtiar perwujudan budaya kerja KSP Nasari 6T yaitu Tulus, Terpercaya, Totalitas, Tangguh, Trengginas, dan Terbaik," beber Frans.

Baca juga : Menkop: Kopdes/Kel Merah Putih Permudah Rakyat Peroleh Komoditas Disubsidi

Selain itu, ia juga menyampaikan pada kali ini KSP Nasari meluncurkan produk layanan simpanan 'Simapan Pelajar' dan pinjaman kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) menjelang purnabakti. "Berupa pinjaman eksklusif wujudkan impian menjelang purna," ucap Ketua Umum Angkatan Muda Koperasi Indonesia (AMKI) itu.

Frans juga meminga agar regulasi koperasi yang baru segera disahkan. "Undang-Undang Perkoperasian harus segera disahkan dengan tujuan untuk memperkuat regulasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi," cetusnya.

Frans memberikan masukan tentang bisnis model Kopdes Merah Putih. "Ekosistem bisnis koperasi modern dirancang dengan pendekatan ekosistem terintegrasi. Koperasi ini menggabungkan tujuh unit usaha yang saling terhubung, menciptakan sinergi layanan dan efisiensi operasional melalui digitalisasi," pungkas Frans.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.