Dark/Light Mode

Revisi Permendag 8/2024 Hampir Rampung, Tinggal Finalisasi

Rabu, 4 Juni 2025 20:30 WIB
Mendag Budi Santoso. (Foto: Kemendag)
Mendag Budi Santoso. (Foto: Kemendag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan proses revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8 Tahun 2024 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor telah rampung secara substansi. Saat ini, regulasi tersebut tengah menunggu finalisasi dari sisi administrasi sebelum resmi diberlakukan.

“Permendag 8 sebenarnya sudah siap, sudah selesai secara substansi,” ujar Menteri Perdagangan Budi Santoso dikutip dari Antara, Rabu (4/6/2025).

Baca juga : Patrick Kluivert Buka Peluang Panggil Pemain Anyar

Mendag menyampaikan harapannya agar proses penyelesaian administrasi dapat dirampungkan dalam waktu dekat, seiring dengan telah disepakatinya seluruh poin substansial oleh pemangku kepentingan terkait.

“Tinggal penyelesaian administrasi saja, secepatnya lah kita selesaikan. Tapi secara substansi sudah sepakat semua,” imbuhnya.

Baca juga : Wamendagri Ribka Harap PSU Di Papua Tidak Kembali Terjadi

Sebelumnya, pada pertengahan Mei, Budi menyatakan bahwa progres revisi regulasi tersebut telah mencapai 90 persen. Ia menegaskan bahwa proses harmonisasi telah dilakukan, namun masih diperlukan penyesuaian administratif untuk memastikan kepatuhan terhadap kerangka regulasi lintas sektor.

“Mudah-mudahan minggu depan sudah selesai. Sebenarnya sudah 90 persen, tinggal secara administrasi saja. Kita harus rapikan semua,” kata Budi saat ditemui di Jakarta, Minggu (18/5).

Baca juga : Gaji 13 PNS 2025 Cair Bulan Depan, Segini Rincian Besarannya

Revisi Permendag 8/2024 merupakan bagian dari paket deregulasi yang tengah disusun Kemendag guna meningkatkan efisiensi arus barang masuk tanpa mengorbankan kepentingan nasional. Salah satu fokus utama dari deregulasi ini adalah pengaturan ulang atas kebijakan larangan dan pembatasan (lartas) impor, khususnya pada komoditas industri padat karya, sektor strategis, serta produk penunjang ketahanan pangan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.