Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kemenperin Gelar Specialty Indonesia, Perkuat Industri Olahan Dalam Negeri
Senin, 4 Agustus 2025 16:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Agro kembali menggelar Specialty Indonesia 2025 sebagai upaya strategis mendorong peningkatan daya saing industri pengolahan dalam negeri.
Pameran dan rangkaian kegiatan ini berlangsung pada 5–8 Agustus 2025 di Gedung Kemenperin, Jakarta, dan menjadi bagian dari agenda promosi produk berbasis komoditas lokal berorientasi ekspor.
Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika menjelaskan bahwa penyelenggaraan Specialty Indonesia 2025 merupakan lanjutan dari program tahun sebelumnya yang mendapat sambutan positif dari pelaku industri dan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk konkret dukungan pemerintah dalam mendorong substitusi impor, penguasaan pasar dalam negeri, serta perluasan akses ekspor melalui penguatan citra produk olahan lokal premium,” ujar Putu dalam sambutannya, Senin (5/8/2025).
Baca juga : Polri Dan Kementerian Imipas Perkuat Penanganan Kejahatan Lintas Negara
Indonesia dinilai memiliki keunggulan komparatif dari sisi ketersediaan komoditas seperti kopi, teh, kakao, dan hortikultura. Namun, tantangan masih dihadapi dari sisi daya saing produk turunan yang dinilai belum optimal. Putu menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan mengubah persepsi pasar terhadap kualitas produk lokal.
“Masih tingginya nilai impor produk olahan buah, susu, dan minuman menjadi sinyal perlunya transformasi industri pengolahan kita. Salah satunya melalui promosi produk specialty berbahan baku lokal yang berkualitas tinggi,” ungkapnya.
Animo terhadap kegiatan ini terbilang tinggi. Selama masa pendaftaran (3–18 Juli 2025), tercatat 105 perusahaan mendaftar untuk mengikuti pameran. Setelah proses kurasi, sebanyak 42 perusahaan ditetapkan sebagai peserta, terdiri dari pelaku industri pengolahan kakao, teh, kopi, buah, keju, minuman beralkohol, dan cerutu.
Selain pameran, Kemenperin juga menggelar sejumlah agenda pendukung, seperti business matching yang mempertemukan 51 pelaku industri dengan potential buyer dari asosiasi industri, jaringan ritel, dan perwakilan ekonomi luar negeri.
Baca juga : Wamenperin: Ekspornya Meroket, Industri Mamin Penopang Utama Ekonomi
Workshop bertema “Blend and Bake: A Pastry Journey with Coffee, Tea, & Cocoa” juga diadakan, diikuti oleh peserta dari sektor UMKM dan industri kuliner.
Guna memperkuat branding dan eksposur produk, rangkaian kompetisi turut digelar, antara lain Bean to Bar Chocolate Competition, Tea Mixology Competition, dan Kemenperin Latte Art Throwdown. Ajang ini tidak hanya menjadi sarana promosi produk, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antara industri besar, UMKM, dan profesional di sektor makanan dan minuman (mamin).
Kemenperin menargetkan agar produk-produk unggulan hasil kurasi dari Specialty Indonesia dapat masuk ke pasar ekspor melalui fasilitasi pada Pameran Panganusa 2025 mendatang.“Kegiatan ini bukan sekadar pameran, tapi bagian dari kebijakan industri yang terintegrasi dengan agenda substitusi impor dan peningkatan nilai tambah dalam negeri,” ujar Putu.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarpemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem industri specialty yang berkelanjutan, baik dari sisi produksi, promosi, maupun akses pasar.
Baca juga : Menlu Sugiono: Indonesia-Palestina Punya Ikatan Batin Yang Dalam
Penyelenggaraan Specialty Indonesia 2025 dinilai selaras dengan kebijakan hilirisasi dan transformasi industri nasional yang tengah didorong pemerintah. Melalui promosi produk olahan lokal berkualitas tinggi, Kemenperin berharap dapat memperkuat struktur industri makanan dan minuman sebagai sektor andalan yang memiliki kontribusi besar terhadap PDB dan ekspor nonmigas nasional.
Dengan meningkatnya partisipasi pelaku usaha dan dukungan pemangku kepentingan, Kemenperin optimistis kegiatan ini dapat memperkuat citra produk lokal sebagai bagian dari gaya hidup konsumen modern dan kompetitif di pasar global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya