Dark/Light Mode

5 Profesional Museum Indonesia Menimba Ilmu Di Negeri Paman Sam

Sabtu, 2 Agustus 2025 16:59 WIB
Pelaksanaan Program APME di AS (Foto: Dok. Kedubes AS)
Pelaksanaan Program APME di AS (Foto: Dok. Kedubes AS)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lima profesional museum Indonesia dari Papua Selatan, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Yogyakarta, dan Jakarta, mengikuti program Pertukaran Profesional Museum se-Asia Pasifik (Asia Pacific Museum Professionals Exchange/APME) ke Amerika Serikat (AS). Program berdurasi dua pekan ini disponsori Departemen Luar Negeri AS.

APME merupakan program hibrida selama dua tahun yang dikembangkan Pusat Warisan Kebudayaan, Departemen Luar Negeri AS. Program ini dikelola Manoa Center for Southeast Asian Studies di University of Hawaii untuk profesional museum level madya dari Asia Tenggara dan Pasifik. 

Baca juga : PSSI Sukses Kirim Orang Indonesia Pertama Kerja Di FIFA Prancis

Program ini bertujuan mendorong perkembangan dan pertukaran praktik terbaik dalam upaya melestarikan situs, koleksi, dan tradisi. Selama di Hawaii, para peserta bertemu dengan kurator dan pakar museum, perpustakaan, dan organisasi komunitas di negeri Paman Sam. Mereka menggali beragam topik, termasuk strategi konservasi untuk di iklim tropis, peralatan digital untuk melibatkan audiens, dan sistem manajemen koleksi. 

Sebagai kelanjutan dari porsi perorangan dalam program pertukaran ini, para peserta APME akan terus menjalin komunikasi dengan mitra AS melalui pelatihan virtual selama kurang lebih dua tahun ke depan.  

Baca juga : Ekspor Perdana Olahan Unggas Ke UEA, Indonesia Tembus Pasar Global

“Melalui program APME, para profesional museum Indonesia berdiskusi dengan para ahli dari AS tentang tantangan-tantangan dan kesempatan-kesempatan yang ada di sektor pelestarian warisan budaya,” terang Pejabat Diplomasi Publik Kedutaan Besar AS Abraham Lee, dalam keterangan tertulis Kedutaan Besar AS, Sabtu (2/8/2025).

AS dan Indonesia juga bekerja sama dalam upaya pelestarian warisan budaya yang lain. Kerja sama ini termasuk proyek Pendokumentasian Museum atau Koleksi Kita.

Baca juga : Prabowo Mau Cetak Pebisnis Top

Kerja sama inj didanai program hibah Kedubes AS, U.S. Ambassadors Fund for Cultural Preservation (AFCP). Melalui Koleksi Kita, bagian nirlaba dari organisasi Southeast Asia Museum Services mendukung pengembangan sistem katalog digital pada 12 Museum Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.