Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tangkal Ancaman Siber
Perlunya SDM Yang Tangguh, Adaptif, Berdaya Saing Global
Minggu, 10 Agustus 2025 07:25 WIB
Sebelumnya
“Kurangnya pemahaman dan respons terhadap ancaman ini menjadi tantangan tersendiri bagi penguatan sistem pertahanan siber nasional,” ujarnya.
Ditegaskan, membangun sistem keamanan siber bukan hanya tugas pemerintah pusat atau BSSN, melainkan tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah daerah dan organisasi pelayanan publik.
Baca juga : Prof Burhan Berikan Tiga Jurus Ke NasDem
Sulistyo menyarankan tiga langkah kunci agar instansi terhindar dari serangan siber, yaitu mengidentifikasi semua aset digital, melindungi sistem dengan perangkat legal dan antivirus, serta mendeteksi dan memantau aktivitas anomali secara berkala.
“Jika instansi menerima notifikasi dari Kemenkominfo atau BSSN terkait malware pada sistem atau alamat IP tertentu, disarankan segera merespons, melakukan validasi, dan mengambil langkah korektif,” jelasnya.
Baca juga : PPP Kalsel NyatakanTak Ada Perpecahan
Untuk diketahui, sepanjang 2024, BSSN mencatat telah mengirimkan 1.367 notifikasi insiden siber kepada sejumlah pemangku kepentingan. Dari jumlah itu, sektor administrasi pemerintahan menjadi penerima terbanyak, dengan 914 notifikasi. SSL
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Minggu, 10 Agustus 2025 dengan judul "Tangkal Ancaman Siber Perlunya SDM Yang Tangguh, Adaptif, Berdaya Saing Global"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya