Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Libatkan Lapas & Rutan, Menteri Imipas Siap Sukseskan Program CKG Presiden
Kamis, 14 Agustus 2025 17:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) siap turut serta melaksanakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yaitu Cek Kesehatan Gratis. Kesiapan ini disampaikan langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto kepada Walikota Tangerang saat membuka kegiatan pemberian bantuan sosial, khitanan massal, dan donor darah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Tangerang, Kamis (14/8/2025).
Dijelaskan oleh Menteri Agus bahwa klinik maupun tenaga kesehatan yang berada di Lapas maupun Rumah Tahanan Negara (Rutan) di bawah Kemenimipas sedianya tidak hanya melayani Warga Binaan, melainkan juga masyarakat umum. Terutama untuk kepentingan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis.
Baca juga : Transisi Pelaksanaan Haji Tunggu Presiden
“Jadi mudah-mudahan, Pak Walikota, saya persilakan Bapak untuk memanfaatkan tenaga kesehatan kami, Pak, untuk membantu pengecekan kesehatan gratis yang menjadi salah satu prioritas kebijakan bapak Presiden,” ucap Menteri Agus.
Demi terlaksananya pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis ini, Menteri Agus mengajak pihak pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, maupun masyarakat untuk bekerja sama atau berkolaborasi. Ia pun memerintahkan para Kepala Lapas/Rutan untuk menjalin jejaring dengan pemerintah setempat.
Baca juga : Paspor Eks Stafsus Nadiem Dicabut Sejak Awal Agustus
“Karena saya yakin, yang perlu diajarkan di bangsa kita adalah kolaborasi, kerja sama. Karena kita dari kecil sudah diajarkan persaingan terus, Pak. Kamu, orang itu bisa apa, kamu bisa apa. Orang itu ranking berapa, kamu ranking berapa. Selalu diajari kompetisi. Sebenarnya kompetisi bagus, tapi akan lebih bagus lagi kalau kita mampu berkolaborasi,” imbuhnya.
Program Cek Kesehatan Gratis yang bertajuk “Satu Sehat, Semua Sehat” ditetapkan sebagai program prioritas lantaran Indonesia menghadapi beban ganda kesehatan. Dari penyakit bawaan seperti jantung, hipotiroid, dan talasemia, hingga penyakit tidak menular seperti hipertensi, stroke, dan diabetes yang kini menyebar luas di usia muda. Hampir 93 persen anak mengalami gigi berlubang, 1 dari 5 balita mengalami stunting, dan 1 dari 3 orang dewasa hidup dengan tekanan darah tinggi. Sayangnya, mayoritas baru memeriksakan diri saat penyakit sudah parah dan biaya sudah tinggi. Dengan keterlibatan Kemenimipas, diharapkan skrining kesehatan dapat lebih menjangkau kelompok rentan dan warga terpencil sehingga tercipta sistem kesehatan preventif.
Baca juga : Golkar Apresiasi Keberhasilan Program Kedaulatan Energi Pemerintah
Untuk diketahui pula bahwa pada tahun 2025 pemerintah pusat menargetkan program Cek Kesehatan Gratis menjangkau paling kurang 60 juta penerima. Cek Kesehatan Gratis ditargetkan menurunkan angka stunting, mendeteksi lebih dini penyakit katastropik, memperkuat budaya hidup sehat, dan mengurangi biaya rumah tangga akibat keterlambatan diagnosis. Dalam jangka panjang, program ini memperkuat sistem JKN, meningkatkan produktivitas nasional, dan menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih adil dan efisien.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya