Dark/Light Mode

Salurkan 5.000 Paket Sembako, Menteri Agus: Kami Ada Untuk Melayani Masyarakat

Kamis, 14 Agustus 2025 19:31 WIB
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyerahkan paket sembako kepada warga Kabupaten Tangerang, Kamis (14/8), dalam rangka HUT ke-80 RI. (Humas Imipas)
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyerahkan paket sembako kepada warga Kabupaten Tangerang, Kamis (14/8), dalam rangka HUT ke-80 RI. (Humas Imipas)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) kembali lanjutkan bakti sosial, Kamis (14/8/2025). Kali ini, Kabupaten Tangerang menjadi destinasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Aksi ini adalah rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia sekaligus wujud nyata kepedulian sosial Kemenimipas kepada masyarakat. Sebelumnya, bakti sosial telah dilaksanakan di Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bekasi.

Bantuan sosial kepada Masyarakat di sekitar area Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan merupakan salah satu 13 Program Akselerasi Menteri Imipas guna mendukung Asta Cita Presiden Prabowo. Menteri Agus menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan yang luar biasa untuk bisa turun langsung dan sedikit berbagi dengan masyarakat di beberapa kabupaten.

Baca juga : Wujudkan Tentara Kuat, Prabowo: Kita Siap Mati Untuk Rakyat

“Bakti sosial ini kecil bila dibandingkan dengan program-program besar yang dicanangkan oleh Bapak Presiden. Kami, Menteri, kan harus ikut membantu menyukseskan program-program kerakyatan Presiden,” ujar Menteri Agus.

Presiden telah menetapkan Asta Cita sebagai program nasional, sementara menteri mengubah arahan tersebut menjadi kebijakan konkret dan langkah nyata di setiap sektor. Dalam sambutannya, Menteri Agus juga mengecek pelaksanaan program prioritas nasional Presiden Prabowo seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, dan 3 Juta Rumah. Pengecekan ini merupakan uapaya Menteri Agus untuk mengawal kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga : Menteri Agus Pasarkan Produk Warga Binaan

“Program Makan Bergizi Gratis Bapak Presiden kalau tidak salah sudah lebih dari 15 juta penerima manfaat. Silakan pemerintah daerah ajak saja teman-teman yang ada di Imigrasi dan Pemasyarakatan. Mungkin ada lahan-lahan yang bisa dimanfaatkan oleh swasta yang punya modal,” tutur Menteri Agus.

Sinergi antara Presiden dan menteri bukan sekadar hubungan struktural, melainkan kemitraan strategis yang dilandasi visi bersama. Sinergi ini bukan sekadar pembagian tugas, tetapi sebuah kolaborasi yang saling menguatkan.

Baca juga : Soal Amnesti Ke Hasto Dan Abolisi Ke Lembong, Mensesneg: Kita Butuh Ketenangan

Kerja sama dengan berbagai pihak juga dibutuhkan guna mendukung visi besar Presiden. Bekerja seiring langkah, pemerintah pusat dan daerah mampu menciptakan program yang tepat sasaran, pelayanan publik yang lebih baik, serta pembangunan yang merata. Sinergi ini adalah bukti bahwa kemajuan Indonesia tidak dibangun oleh satu pihak saja, melainkan oleh semua elemen pemerintahan yang bergerak bersama demi kesejahteraan rakyat.

“Saya ingatkan diri saya sendiri, kami di Kementerian, baik pusat maupun daerah, sebenarnya ada adalah untuk melayani masyarakat. Ada untuk menjadi bagian yang memberi solusi permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Ini bisa kita laksanakan dengan baik bila kita mau berkolaborasi, bekerja sama, dan bergandengan tangan,” pungkas Menteri Agus.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.