Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Internalisasi Pancasila, BPIP Apresiasi Kemenko Polkam
Jumat, 22 Agustus 2025 16:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menggelar Forum Koordinasi dan Sinkronisasi (FKS) bertemakan Meneguhkan Pancasila, Memajukan Indonesia: Sinergi Lintas Sektor dalam Internalisasi Ideologi Pancasila pada Lingkungan Pendidikan dan Penyelenggaraan Negara di Yogyakarta, Kamis (21/8). Misi forum tersebut diapresiasi oleh Direktur Jaringan dan Pembudayaan BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) Toto Purbiyanto, yang ikut hadir sebagai narasumber.
"Saya kira Kemenko Polkam bagus sekali. Internalisasi Pancasila memang membutuhkan partisipasi dan koordinasi dari semua pihak. Terutama dari kalangan pemerintahan yang mempunyai kewenangan, kebijakan dan regulasi," ujar Toto kepada Rakyat Merdeka.
"Dari definisinya, PIP (Pembinaan Ideologi Pancasila) bukanlah tugas BPIP saja. Melainkan tanggung jawab semua elemen bangsa dan negara yang dilaksanakan melalui berbagai aktivitas kolaboratif secara gotong royong," imbuhnya.
Baca juga : Internalisasi Pancasila, Menko Polkam Tekankan Sinergi Lintas Sektor
Namun Toto mengingatkan, perlu juga individu-individu yang dapat mengartikulasikan nilai-nilai Pancasila tersebut kepada masyarakat agar nilai-nilai Pancasila dapat dipahami dan diterima oleh masyarakat
"Peran Kemenko Polkam dapat mempercepat koordinasi lintas K/L, dalam mendukung Asta Cita pertama Presiden tentang Penguatan Ideologi Pancasila, Demokrasi, dan Hak Asasi Manusia (HAM)," tandas Toto.
Sebelumnya, Menko Polkam Jenderal (Purn) Budi Gunawan menegaskan pentingnya memperkokoh ideologi Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman hidup bangsa. Dalam sambutan yang dibacakan Deputi III Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa, Menko Polkam menegaskan bahwa Pancasila adalah konsensus luhur para pendiri bangsa yang kini menghadapi tantangan serius berupa radikalisme, intoleransi, krisis moral, serta derasnya arus informasi digital.
Baca juga : Universitas Pancasila Gelar Seminar Nasional II dan Rakernas PDPKN
"Internalisasi Pancasila tidak dapat dilakukan parsial. Perlu sinergi lintas sektor, baik melalui dunia pendidikan maupun tata kelola pemerintahan. Ini adalah pekerjaan besar kita bersama untuk menjaga keutuhan NKRI sekaligus menyiapkan fondasi menuju Indonesia Emas 2045," tegas Menko Polkam.
Ia menambahkan, Presiden Prabowo Subianto telah menempatkan penguatan Pancasila sebagai prioritas nasional. Implementasi dilakukan melalui integrasi dalam kurikulum pendidikan, serta penguatan etika dan kapasitas ASN maupun pejabat publik.
Selain Toto, hadir pula narasumber yakni Hamdan Hamedan (Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan), Agus Wahyudi (Kepala Pusat Studi Pancasila UGM), dan Lilik Andi Aryanto (Kepala Kesbangpol DIY).
Baca juga : Konsumsi Rumah Tangga Tinggi, Syahganda Apresiasi Kinerja Ekonomi Presiden Prabowo
Forum yang dihadiri sekitar 250 peserta dari unsur Kementerian/Lembaga, Forkopimda, OPD se-DIY, TNI/Polri, civitas akademika, organisasi masyarakat, forum kebangsaan, dan media massa ini menjadi ajang konsolidasi untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila.
"Dengan sinergi yang kuat, nilai-nilai Pancasila akan menjadi fondasi kokoh persatuan bangsa, menumbuhkan kohesi sosial, serta mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang maju, inklusif, dan berkeadaban," tutup Menko Polkam.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya