Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Chandi 2025, Paltform Perkenalkan Mega Diversity Indonesia Ke Dunia
Jumat, 22 Agustus 2025 19:32 WIB
Sebelumnya
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemenbud, Bambang Wibawarta mengatakan seluruh rangkaian acara Chandi 2025 bakal mengusung tema besar “Culture for the Future.”
"Tema ini akan diturunkan ke berbagai format mulai dari anel discussion, plenary session, hingga workshop," jelasnya.
Baca juga : Menperin: Platform GISCO Percepat Transformasi Industri Hijau
Lebih lanjut, Bambang mengatakan, acara ini tak hanya fokus pada diplomasi budaya, tapi juga diharapkan memberi efek ekonomi. Salah satu langkah yang akan ditempuh ke depan adalah menghitung kontribusi kebudayaan terhadap produk domestik bruto (PDB).
"Memang ke depan Kementerian Kebudayaan akan menghitung GDP budaya, seberapa besar pengaruh budaya ini terhadap ekonomi yang itu bisa dihitung nantinya," ujarnya.
Baca juga : Ini Proyek Energi Kado Pertamina Untuk Indonesia Capai Ketahanan Energi
Namun, dia menegaskan data konkret membutuhkan kerja sama lintas lembaga. Salah satunya menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS).
"Tapi yang kami harapkan adalah bahwa ini akan mempengaruhi tidak hanya di bidang kebudayaan tapi pariwisata dan lain sebagainya," katanya.
Baca juga : Gelar Upacara HUT Ke-80 RI, Pertamina Kobarkan Energi Merah Putih Indonesia Maju
Bambang berharap, gelaran Chandi menjadi salah satu pemicu aktivitas ekonomi yang menyentuh berbagai sektor, termasuk industri kreatif yang menjadi salah satu pilar kebijakan kebudayaan nasional.
"Mudah-mudahan tentu kita semua berharap bahwa tadi salah satu pilar dari kebijakan kebudayaan kaitannya dengan ekonomi. Seberapa besar nanti bahwa kebudayaan ini dapat mempengaruhi pertumbuhan perekonomian ataupun penyerapan tenaga kerja," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya