Dark/Light Mode

Dipastikan Menhub

22 Halte Rusak Akibat Demo Segera Diperbaiki

Senin, 1 September 2025 07:00 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan sejumlah halte TransJakarta dan fasilitas umum lain yang rusak akibat demonstrasi segera diperbaiki. Proses pemulihan infrastruktur itu dilakukan tanpa membebani anggaran negara.

“Saat ini perbaikan sedang dikerjakan,” ujar Menhub di Istana Negara, Jakarta, Minggu (31/8/2025).

Baca juga : TNI-Polri Patroli Besar-besaran, Kwitang-Senayan Normal Lagi

Eks Komisaris PLN itu menegaskan, biaya perbaikan tidak akan menggunakan anggaran negara, baik APBN maupun APBD. Pembiayaan ditanggung langsung oleh masing-masing instansi terkait, seperti PT Kereta Api Indonesia (Persero) maupun MRT Jakarta. “Mereka yang akan melakukan perbaikan,” ujarnya.

Meski demikian, Menhub mengakui pihaknya belum bisa memastikan total kerugian yang harus ditanggung oleh instansi-instansi tersebut.

Baca juga : Aplikasi All Indonesia Wajib Bagi Penumpang Internasional

Adapun, TransJakarta mengungkapkan, total ada 22 halte yang rusak dampak dari demo. Sejumlah halte dilaporkan terbakar dan dijarah, antara lain Halte Bundaran Senayan, Halte Senayan Bank Jakarta, Halte Polda Metro Jaya, Halte Gerbang Pemuda, Halte Senen Sentral, serta Halte Senen Toyota Rangga.

Selain itu, banyak pula halte yang dirusak dan mengalami vandalisme. Beberapa di antaranya berada di kawasan Bendungan Hilir, Kwitang, Kampung Melayu, Kramat Sentiong, Bidara Cina, Cililitan, Semanggi, Petamburan, dan Widya Candra. Kerusakan juga menimpa Halte Jatinegara, Kejaksaan, Matraman Baru, Pemuda Pramuka, Masjid Agung, Gelora Bung Karno 1 (NBRT), hingga Halte Polda Metro Jaya 1 (NBRT).

Baca juga : Pasca Kebakaran DPRD Kota Makassar, Pemkot Instruksikan ASN WFA

TransJakarta mengaku belum ada hitungan pasti kerugian yang dialami. Namun, berkaca aksi demo menentang Omnibus Law pada 2020, sebanyak 25 halte juga dirusak dengan total kerugian sekitar Rp 65 miliar.

Sementara, Pelaksana tugas Kepala Divisi Corporate Secretary MRT Jakarta Ahmad Pratomo mengatakan dari 13 stasiun MRT, hanya Stasiun Istora Mandiri yang rusak. “Untuk estimasi kerugian, kami masih dalam tahap evaluasi. Karena kami masih dalam tahap inventory share,” ucapnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.