Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kerusakan Infrastruktur Akibat Demo Tembus Rp900 M, Jatim Paling Parah
Selasa, 2 September 2025 14:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kerugian infrastruktur akibat rangkaian aksi unjuk rasa di berbagai daerah di Indonesia diperkirakan mencapai hampir Rp900 miliar. Nilai kerugian terbesar terjadi di Jawa Timur, menyusul pembakaran sejumlah fasilitas publik dan bangunan bersejarah.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyatakan, estimasi tersebut mencakup berbagai fasilitas yang rusak, mulai dari gedung-gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), gerbang tol, hingga halte. “Biayanya total seluruh Indonesia, kemarin kami hitung, hampir sekitar Rp900 miliar,” kata Doddy, saat meninjau Gerbang Tol Pejompongan, Jakarta, Selasa (2/9/2025).
Baca juga : Pramono: Tidak Ada Infrastruktur Jakarta Rusak Akibat Gempa Rabu Malam
Menurut Dody, Jawa Timur menjadi wilayah dengan nilai kerugian tertinggi, antara lain akibat kerusakan Gedung Negara Grahadi yang berstatus cagar budaya dan pembakaran Kantor DPRD Kota Kediri.
Selain itu, kerugian signifikan juga terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan, usai terbakarnya Kantor DPRD Makassar pada 29–30 Agustus. “Kira-kira yang paling besar itu Jawa Timur dan Makassar,” kata Dody.
Baca juga : Turun Lagi, Harga Emas Antam Tembus Rp 1.917.000 Per Gram
Sebagai langkah cepat, Kementerian Pekerjaan Umum menyiapkan anggaran darurat untuk memperbaiki infrastruktur yang terdampak.
Dody menegaskan bahwa alokasi tersebut merupakan bagian dari penanganan tanggap darurat sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. “Kami menggunakan anggaran darurat dan anggaran yang ada di kami, pokoknya ini benar-benar kondisi tanggap darurat bagi kami. Arahannya Pak Presiden, ini kondisi tanggap darurat bagi PU,” tutur Dody.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya