Dark/Light Mode

Pemerintah Genjot Pemberdayaan Masyarakat

Kepala Daerah Diminta Ikut Atasi Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 9 September 2025 06:55 WIB
Menko Muhaimin dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (8/9/2025). (Foto: Dok. Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat)
Menko Muhaimin dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (8/9/2025). (Foto: Dok. Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mengatakan, Presiden Prabowo Subianto meminta kepada seluruh kepala daerah ikut bekerja keras mengatasi kemiskinan ekstrem di Tanah Air.

Hal itu disampaikan Cak Imin-sapaan Muhaimin Iskandar, dalam Rapat Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, yang digelar secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (8/9/2025).

“Seperti yang menjadi amanat Bapak Presiden, kita harus terus bekerja keras memutus mata rantai kemiskinan. Kita mulai mengatasi kemiskinan ekstrem. Target kemiskinan ekstrem harus sampai pada titik 0 persen akhir tahun 2026,” ujarnya.

Baca juga : Dikabarkan Bakal Jadi Ketua NasDem Kepri, Walikota Batam Senang

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengingatkan, Pemerintah memiliki tiga strategi utama yang harus dijalankan mengentaskan kemiskinan. Hal ini telah dituangkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Menurutnya, Inpres terkait strategi ini bukan hanya wajib dijalankan Kabinet Merah Putih, melainkan juga seluruh Pemerintah Daerah (Pemda).

“Ketiga strategi itu, yakni meningkatkan pendapatan masyarakat, pengurangan beban pengeluaran masyarakat dan penghapusan kantong-kantong kemiskinan,” ungkapnya.

Baca juga : Nih, 6 Catatan Pemilu Tambah Demokratis Dan Berkualitas

Cak Imin menegaskan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pemberdayaan masyarakat menjadi paradigma baru dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan tidak hanya memberikan bantuan sosial, tapi juga dengan menciptakan ekosistem yang memampukan masyarakat menjadi mandiri.

“Di sini, setiap daerah memiliki tanggung jawab mengaplikasikan strategi pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Baca juga : Peleburan BUMN Karya Tunggu Restu Danantara

Menurutnya, data yang akurat dan sesuai kondisi masyarakat menjadi kunci agar program pengentasan kemiskinan berjalan efektif.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.