Dark/Light Mode

Car Free Day Terasa Istimewa Pasca Kerusuhan

Warga Nikmati Campursari Tanda Jakarta Asyik Lagi...

Selasa, 9 September 2025 06:25 WIB
Dua penyanyi pria memakai baju Jawa dan blankon, membawakan lagu Campursari menghibur warga di area Car Free Day (CFD) Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. (Foto: Kartika Sari/Rakyat Merdeka/RM.id)
Dua penyanyi pria memakai baju Jawa dan blankon, membawakan lagu Campursari menghibur warga di area Car Free Day (CFD) Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. (Foto: Kartika Sari/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ribuan orang memadati area Car Free Day (CFD) di Jakarta. Selain berolahraga, mereka menikmati alunan musik campursari, ikut bernyanyi dan berjoget. Suasana itu sebagai tanda Ibu Kota sudah kembali asyik alias normal pasca diguncang serangkaian aksi demonstrasi yang berakhir rusuh pada akhir Agustus lalu.

Pagi itu, Minggu (7/9/2025), matahari belum terlalu terik, saat ribuan orang memadati area CFD di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Suara deru sepeda, derap langkah pelari, dan tawa anak-anak, bercampur jadi satu. Suasana berubah riuh ketika alunan musik Campursari mulai terdengar di tepi jalan.

Darto, seorang bapak paruh baya yang biasa berlari saat CFD, spon­tan memperlambat langkahnya. Dia menoleh, lalu tersenyum melihat sinden berbalut kebaya, bersanggul serta penyanyi pria memakai baju lurik khas Jawa, me­nyanyikan tembang lawas. “Lho, kok ada Campursari di sini?” kata Darto kepada temannya.

Tak jauh darinya, Sinta, yang tengah berlari santai, ikut ber­henti. Dia mengusap peluh di dahinya, lalu menonton be­berapa orang yang bergoyang kecil, mengikuti irama gamelan bercampur gitar.

Baca juga : Penyidikan Kasus Iklan BJB, KPK Buka Peluang Jerat Tersangka Baru

Di dekat Darto dan Sinta, seorang pemuda nyeletuk kepada rekan-rekannya. “Bro, ayo joget sekalian,” kata pemuda itu, seraya mengajak teman-temannya bergembira.

Lagu-lagu Jawa yang jarang terdengar di tengah deretan ge­dung-gedung pencakar langit Jakarta, jadi pusat perhatian. Banyak pesepeda menepi, pejalan kaki dan pelari berhenti. Mereka seolah menemukan oase hiburan di tengah hiruk pikuk kota.

Dari pengeras suara, seorang panitia mengumumkan bahwa acara ini digelar Dinas Kebudayaan Pemerintah Provinsi (Pem­prov) DKI Jakarta, khusus untuk menghibur warga yang ikut CFD. Selain untuk mengenal­kan lebih luas warisan budaya takbenda kepada masyarakat. Jalanan yang biasanya dipadati deru kendaraan, kini dipenuhi tawa, nyanyian, dan sorak sorai.

Pertunjukan Campursari ini terasa istimewa. Digelar sekitar sepekan setelah serangkaian aksi demonstrasi yang berakhir rusuh mengguncang Jakarta pada akhir Agustus 2025.

Baca juga : Serbia Vs Inggris, Ambisi Tetap Sempurna

Gelaran seni Jawa itu seperti menjadi penanda bahwa Ibu Kota kembali aman dan kondusif. Warga yang sempat tegang, kini menikmati musik, dan kembali mengisi jalanan dengan kegembi­raan. Ikut bernyanyi dan berjoget.

Darto yang semula hanya ber­niat olahraga, akhirnya ikut ber­nyanyi. “Ternyata, CFD bisa jadi panggung seni juga,” katanya.

Hari itu, CFD bukan sekadar ajang olahraga. Ia berubah men­jadi pesta rakyat sederhana-di mana musik Jawa, tawa warga, dan semangat kebersamaan me­nyatu, membawa pesan bahwa Jakarta cepat bangkit setelah keru­suhan pada akhir Agustus lalu.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung me­nyampaikan, pelaksanaan CFD menjadi salah satu langkah penting untuk mengembalikan keper­cayaan dan kebersamaan warga.

Baca juga : Alcaraz Rebut Kembali Peringkat 1 Dari Sinner

Sehingga, Gubernur berkeinginan CFD tetap digelar pada awal September, meskipun terjadi keru­suhan pada akhir Agustus lalu. “Saya bersyukur, aktivitas masyara­kat di Jakarta sudah hampir nor­mal,” ujar Pram di Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (2/9/2025).

Pram menegaskan, keputusan tersebut bertujuan agar warga merasa aman dan yakin, bahwa Ja­karta cepat aman terkendali. Meski­pun, baru saja terjadi kerusuhan.

“Jam 8 pagi, CFD sudah nor­mal,” ucapnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga telah menyiapkan langkah strategis untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Ibu Kota. “Kami sudah berkoordinasi dengan Forkopimda untuk langkah-langkah lanjutan menjaga Jakarta,” tutur Pramono. [TIK/RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.