Dark/Light Mode

Kemenlu Pastikan WNI di Nepal Aman, Pemulangan Bertahap Hingga 18 September

Sabtu, 13 September 2025 18:06 WIB
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan seluruh WNI di Nepal, aman pascakerusuhan. Sejumlah sudah dipulangkan, sisanya dijadwalkan pulang bertahap hingga 18 September 2025.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha memastikan seluruh WNI di Nepal dalam kondisi aman setelah kerusuhan yang terjadi di negara itu.

"Sejak kerusuhan pecah, Kemenlu langsung berkoordinasi dengan KBRI Dhaka. Mereka melakukan pendataan dan langkah perlindungan," kata Judha di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (13/9/2025).

Baca juga : Telkomsat & Len Industri Teken MoU Perkuat Pertahanan Satelit

Judha menyebut, ada 134 WNI di Nepal. Terdiri dari 56 orang menetap dan 78 orang kunjungan singkat, baik untuk konferensi maupun wisata.

Pihak kedutaan bergerak cepat mendata WNI dan memulangkan mereka dengan penerbangan komersial. Per 11 September, 18 orang sudah dipulangkan. Disusul 22 orang pada 12 September, serta 17 orang lagi dijadwalkan tiba malam ini. Total 57 orang sudah kembali.

"Besok, 17 orang lagi pulang. Tanggal 15 ada dua orang, 18 September dua orang. Jadi seluruh WNI dijadwalkan pulang pada 18 September," jelas Judha dikutip Antara.

Baca juga : Kementerian Haji Bentuk Nyata Perhatian Presiden Terhadap Pelayanan Jemaah

Namun, ada beberapa WNI memilih tetap tinggal karena sudah berkeluarga di Nepal. 

"Kedutaan tetap memantau, siap ambil tindakan jika situasi memburuk. Tapi hari ini kondisi relatif kondusif dan bandara sudah dibuka kembali," tegasnya.

Judha berharap situasi Nepal segera normal agar WNI merasa lebih aman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.