Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kedutaan Besar AS Gelar Lokakarya Amankan Pelabuhan Dari Ancaman Siber
Kamis, 4 September 2025 19:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta menyelenggarakan lokakarya keamanan siber selama empat hari di Jakarta pada 1-4 September, dengan fokus pada pengamanan pelabuhan-pelabuhan strategis di Indonesia dari ancaman siber. Lokakarya yang diselenggarakan bekerja sama dengan para pakar keamanan siber terkemuka ini mempertemukan lebih dari 40 peserta Indonesia dari berbagai sektor pelabuhan dan keamanan siber.
“Keamanan pelabuhan Indonesia sangat penting tidak hanya bagi perekonomian Indonesia tetapi juga bagi perdagangan bilateral,” kata Wakil Duta Besar AS Heather Merritt dalam pembukaan lokarya.
“Lokakarya ini mencerminkan dedikasi Amerika Serikat untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam menjaga infrastruktur penting dan memastikan stabilitas kepentingan maritim kita bersama," imbuhnya.
Wakil Duta Besar AS Heather Merritt
Baca juga : Antisipasi Unjuk Rasa, Sekolah di Jakarta Terapkan Pelajaran Jarak Jauh
Lokakarya ini mencakup sesi pelatihan interaktif, kunjungan lapangan, dan simulasi untuk membekali peserta dengan perangkat praktis untuk menghadapi ancaman siber. Peserta mengeksplorasi dasar-dasar keamanan siber sistem pelabuhan, dengan fokus pada Sistem Kendali Industri (ICS) dan kendali kritis untuk mengurangi risiko.
Peserta pelatihan melakukan kunjungan lapangan ke fasilitas pelabuhan dan bertemu para ahli. Mereka menyoroti masalah kerentanan dan praktik pertahanan yang efektif.

Peserta juga mengambil bagian dalam sesi diskusi interaktif (tabletop exercise) yang mensimulasikan risiko ICS maritim untuk membantu para pengambil keputusan dalam memimpin prakarsa ketahanan.
Baca juga : KAI Dan Tarakanita Surabaya Gelar Kampanye Lingkungan Di Stasiun Gubeng
Peserta juga terlibat dalam simulasi jangkauan siber secara langsung sehingga dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk merespons ancaman dunia nyata.
“Ini merupakan pelatihan yang sangat baik yang menggabungkan latihan simulasi interaktif dan pengetahuan teknis, yang membantu meningkatkan koordinasi di antara para pemangku kepentingan Indonesia di sektor siber pelabuhan,” ujar peserta dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nur Achmadi Salmawan.
Lokakarya ini dipimpin pelatih dan fasilitator berpengalaman. Seperti Tim Conway (Direktur Teknis, Program ICS dan SCADA di SANS Institute), Dean Parsons (Instruktur Utama, Pakar Keamanan Siber ICS/OT di SANS Institute), dan Dao Le (Profesional Keamanan Sistem Informasi Bersertifikat (CISSP) / Eksekutif Keamanan Siber).
Baca juga : Gelar Pertemuan Besar Di Gedung Putih, Trump Yakin Perang Gaza Bakal Berakhir
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya