Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Diungkap Muhaimin
Stimulus 8+5+4 Jadi Jurus Dongkrak Ekonomi Nasional
Jumat, 19 September 2025 06:55 WIB
Sebelumnya
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan, ke depannya pembentukan ekosistem pemberdayaan terpadu adalah kunci penguatan ekonomi desa. Hal ini telah terbukti saat dia mengunjungi Kawasan WIDURI (Wisata, Investasi, Edukasi dan Inspirasi) yang menjadi wadah kolaborasi Pemerintah dan non Pemerintah di Desa Wonosari, Kendal, Jawa Tengah.
“Saya juga mendukung upaya replikasi Kawasan WIDURI di desa dan wilayah lain. Demikian misi Presiden Prabowo Subianto menciptakan kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan bisa terwujud,” ujarnya.
Baca juga : Beda Pilihan Calon Ketua Umum, Internal PPP Banten Memanas
Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar Abdul Rahman Farisi meminta stimulus ekonomi yang digulirkan Pemerintah jangan dilihat dari besarnya anggaran. Namun, pada efektivitas transmisi kebijakan, termasuk dalam pelibatan masyarakat hingga pemerintah daerah.
Dia berharap, stimulus ini harus menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan memperbaiki tata kelola anggaran. Dengan begitu, Pemerintah harus membuka ruang evaluasi publik dan memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan menghasilkan dampak ekonomi nyata. SSL
Baca juga : Respons Tuntutan Aksi Agustus, Golkar Ajak Mahasiswa Dialog Di Anggrek Neli
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Jumat, 19 September 2025 dengan judul "Diungkap Muhaimin Stimulus 8+5+4 Jadi Jurus Dongkrak Ekonomi Nasional"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya