Dark/Light Mode

Menlu Sugiono Ungkap Agenda Presiden Prabowo: Hadiri Sidang Umum PBB Hingga Belanda

Sabtu, 20 September 2025 08:19 WIB
Menteri Luar Negeri Sugiono saat memberikan keterangan Agenda Presiden Prabowo hadiri Sidang Umum PBB, di Bandar Udara Halim Perdanakusuma pada Jumat malam (19/09/2025) malam. (Foto: Dok. Kemenlu)
Menteri Luar Negeri Sugiono saat memberikan keterangan Agenda Presiden Prabowo hadiri Sidang Umum PBB, di Bandar Udara Halim Perdanakusuma pada Jumat malam (19/09/2025) malam. (Foto: Dok. Kemenlu)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkap rencana perjalanan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 di New York. Sebelum menuju New York, Presiden dijadwalkan singgah di Jepang terlebih dahulu.

Presiden Prabowo, Menteri Luar Negeri Sugiono beserta rombongan berangkat dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma pada Jumat malam (19/09/2025).

“Bapak Presiden akan bertolak memulai rangkaian kunjungannya ke New York dalam rangka menghadiri Sidang Umum PBB yang ke-80. Sebelum ke New York, beliau akan singgah dulu di Osaka mengunjungi Pavilion Indonesia di Osaka Expo,” kata Sugiono di Bandara Halimperdanakusuma, Jumat malam (20/09/2025).

Sidang Umum PBB ke-80 tahun ini mengusung tema Better Together, Eight Years and More for Peace, Development and Human Rights.

Baca juga : Arahan Presiden ke Menko Polkam: Gunakan Sisa Umur untuk Mengabdi pada Bangsa

Sugiono mengatakan bahwa forum tersebut adalah momentum penting untuk memperbarui semangat multilateralisme di tengah dinamika global saat ini.

Agenda Presiden di New York akan dimulai pada Senin, 22 September 2025 dengan menghadiri konferensi internasional mengenai Two-State Solution di markas besar PBB.

Konferensi ini merupakan kelanjutan pertemuan Sidang Umum PBB pada Juli lalu yang saat itu tak dihadiri perwakilan Israel maupun Amerika Serikat (AS).

Pada Selasa, 23 September 2025, Presiden Prabowo akan berpidato dalam sesi debat umum Sidang Majelis Umum PBB.

Baca juga : Soal Menko Polkam Dan Menpora, Presiden Bilang Tunggu Saja

Indonesia mendapat giliran ketiga setelah Brasil dan AS. Sesi ini dikenal sebagai puncak Sidang Umum saatpara pemimpin dunia memaparkan prioritas nasional dan visinya di hadapan audiens global.

Selain agenda utama tersebut, Presiden Prabowo juga dijadwalkan melakukan sejumlah pertemuan bilateral dan multilateral bersama jajaran menterinya, termasuk Menko Pangan, Menteri Perdagangan, Menteri HAM, Menteri Investasi, dan Sekretaris Kabinet.

Usai menyelesaikan agenda di New York, rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Ottawa, Kanada untuk melakukan kunjungan resmi sekaligus menyaksikan penandatanganan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

“Singgah di Ottawa, Kanada untuk melakukan kunjungan resmi dan menyaksikan penandatanganan Indonesia-Kanada-CEPA,” ucap Sugiono.

Baca juga : Eddy Soeparno Ajak Anak Muda Perkuat Kepemimpinan Prabowo Hadapi Krisis Iklim

Dari Kanada, Presiden akan lanjut menuju Belanda. Menlu Sugiono menyebut Presiden Prabowo diagendakan bertemu dengan Raja Willem-Alexander.

“Kemudian dari Ottawa, Beliau akan ke Belanda. Rencananya akan diterima oleh Raja dan Perdana Menteri Belanda. Setelah itu akan kembali ke tanah air,” ucap  Sugiono.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.