Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memuji langkah Presiden Prabowo Subianto dalam meredam eskalasi aksi demonstrasi yang dalam beberapa hari terakhir menjalar ke sejumlah daerah dan berujung ricuh. Menurutnya, sikap Presiden menunjukkan ketegasan, keberanian, sekaligus keberpihakan pada kebenaran.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, Kamis (4/9). Ia menyebut pernyataan Bahlil tersebut disampaikan dalam rapat DPP Partai Golkar sehari sebelumnya.
“Yang dilakukan Presiden Prabowo adalah jalan yang benar. Beliau tidak hanya tegas, tetapi juga adil dan memperhatikan aspirasi rakyat. Sejak awal terpilih, beliau sudah mengingatkan bahwa negara ini harus dijaga bersama. Indonesia adalah rumah besar kita,” kata Idrus.
Baca juga : China Sambut Hangat Kedatangan Presiden Prabowo Subianto
Sebelumnya, Presiden Prabowo mengundang 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam ke kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, Sabtu (30/8). Pertemuan tersebut juga dihadiri pimpinan MPR, DPR, DPD, serta ketua umum partai politik.
Dalam forum itu, Prabowo menegaskan pemerintah menghormati kebebasan berpendapat, namun aspirasi harus disampaikan secara damai. “Negara terbuka terhadap aspirasi murni masyarakat. Tapi negara juga wajib menjaga ketertiban umum dan melindungi rakyat dari tindakan anarkis,” tegasnya.
Idrus menjelaskan, Bahlil menilai sikap Presiden membuktikan negara hadir tidak hanya dengan pendekatan keamanan, tetapi juga melalui dialog dengan seluruh elemen bangsa.
Baca juga : Pulihkan Ketertiban, Pakar Politik Sebut Tindakan Presiden Prabowo Sudah Tepat
“Beliau merangkul tokoh agama, politik, kampus, dan masyarakat. Ini menandakan kepemimpinan yang mengutamakan musyawarah. Apa yang dilakukan Presiden bukan hanya memadamkan api, tapi juga mendinginkan suasana serta meneguhkan nilai kebersamaan dalam menatap masa depan Indonesia,” ujar Idrus.
Ia menambahkan, perintah Presiden agar Polri memproses aparat yang bersalah menjadi cerminan keberanian menegakkan hukum tanpa pandang bulu. “Kalau rakyat salah, diproses. Kalau aparat salah, juga diproses. Tidak ada yang kebal hukum. Itulah wujud negara hukum,” tegasnya.
Idrus mengingatkan bahwa demonstrasi seharusnya menjadi saluran sehat demokrasi, bukan ajang kerusuhan. “Kritik boleh, aspirasi wajib disampaikan. Tapi jangan berubah menjadi kebencian. Persatuan bangsa jauh lebih penting daripada kepentingan kelompok,” ujarnya.
Baca juga : China Percaya, Presiden Prabowo Mampu Pulihkan Stabilitas Pasca Demo
Ia menegaskan, Golkar berdiri tegak mendukung setiap langkah Presiden yang berpihak pada rakyat dan bangsa. “Apa yang dilakukan Presiden Prabowo adalah teladan bahwa kepemimpinan harus berpihak pada rakyat, bukan kepentingan politik sesaat,” kata Idrus.
Sikap Presiden juga mendapat sambutan positif dari tokoh ormas Islam. Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, menilai undangan ke Hambalang menunjukkan keterbukaan pemerintah. “Presiden Prabowo membuka ruang komunikasi. Ini penting agar aspirasi umat tersampaikan tanpa harus turun ke jalan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan dialog adalah kunci menjaga stabilitas nasional. “Aspirasi rakyat tidak boleh dipandang sebagai ancaman, tapi harus ditempatkan sebagai masukan untuk perbaikan bangsa,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya