Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Hari Statistik Nasional 2025
Menteri Ara: Data BPS Jadi Fondasi Program Rumah Subsidi Prabowo
Sabtu, 27 September 2025 10:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Pusat Statistik (BPS) merupakan fondasi dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan perumahan nasional, khususnya program rumah subsidi. Arahan Presiden Prabowo Subianto mewajibkan seluruh kementerian dan lembaga hanya menggunakan data BPS sebagai acuan tunggal.
Hal itu disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat menghadiri Peringatan Hari Statistik Nasional 2025 dan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 di Jakarta, Jumat (26/9/2025) malam.
"Mungkin kementerian yang paling banyak menggunakan data BPS adalah Kementerian PKP. Karena sesuai arahan Presiden, kita wajib menggunakan sumber satu-satunya data dari BPS," ujar Menteri Ara.
Menurutnya, BPS kini tampil dengan wajah baru yang lebih terbuka tanpa kehilangan prinsip dan integritas metodologis.
Baca juga : Menteri Ara Minta Bank Bikin Konter KUR Perumahan
"Integritas metodologinya bisa dipertanggungjawabkan. Harapannya, BPS tambah kredibel, tambah kuat dan tentu anggarannya juga tambah besar. Karena BPS yang menilai kinerja semua kementerian dan lembaga," tegasnya.
Menteri merah putih jebolan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung ini menambahkan, kekuatan data BPS sangat penting dan dapat dipakai oleh banyak pihak, mulai dari kementerian, investor, LSM, hingga akademisi.
"Investor bisa pakai, LSM bisa pakai, kalangan intelektual pun bisa memberi kritik dan apresiasi berdasarkan data BPS," katanya.
Dalam kesempatan itu, Ara juga menyampaikan capaian program rumah subsidi yang melampaui target berkat dukungan data BPS.
Baca juga : Don Muzakir: Lawan Mafia Tanah, Kawal Program Presiden
"Sekitar 60 ribu buruh sudah menerima rumah subsidi. Itu semua berkat basis data yang kuat dari BPS,"ungkapnya.
Selai itu, mantan resimen Mahasiswa Unpar ini menyampaikan Presiden Prabowo akan hadir dalam akad massal 25 ribu rumah subsidi pada Senin mendatang di Jawa Barat.
"Presiden akan datang langsung. Ini bukti nyata bahwa ekosistem perumahan bisa berjalan baik jika didukung data kredibel," ujarnya.
Menutup sambutan, Eks Anggota DPR empat periode ini menegaskan kembali apresiasinya kepada BPS.
Baca juga : Menteri Ara: Program 3 Juta Rumah Sejalan Paket Ekonomi 2025
"Saya percaya BPS sudah on the right track. Saya doakan BPS makin dipercaya, makin menyala, dan tetap menjadi acuan utama pembangunan nasional," pungkasnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, Hari Statistik Nasional (HSN) merupakan momentum penting untuk menguatkan kolaborasi dalam menghadirkan data berkualitas bagi kemajuan bangsa dan negara.
“Kami mohon dukungan dan kerja sama semua, untuk bisa menghasilkan statistik yang diperlukan negara dan masyarakat. Serta, berkualitas yang baik, dan statistik yang bermakna, juga statistik yang berdampak,” ucap Amalia dalam sambutannya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya