Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Nostalgia Lagu Anak Di Pentas "Sahabat Dolanan" KILA Surabaya
Jumat, 3 Oktober 2025 20:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ratusan siswa, orang tua, guru dan warga memadati Balai Pemuda Surabaya untuk menyaksikan Pentas Lagu Anak bertajuk "Sahabat Dolanan", Jumat (3/10/2025).
Acara ini merupakan penutup rangkaian kegiatan program nasional Kita Cinta Lagu Anak (KILA) 2025 di Kota Surabaya, Jawa Timur.
Pentas yang dihadiri oleh anak-anak ini, menampilkan lagu-lagu anak hasil karya pemenang Lomba Cipta Lagu KILA 2020–2025, serta lagu ciptaan guru seni yang mengikuti Workshop Guru Kesenian "Guruku Bikin Lagu, Dunia Jadi Seru".
Setiap penampilan menampilkan aransemen khas dan kualitas vokal yang memukau, diiringi tepuk tangan dan sorak meriah penonton. Direktur Film, Musik dan Seni Kementerian Kebudayaan RI, Saifullah Agam, menegaskan pentingnya menghidupkan kembali ruang bagi lagu anak di Indonesia.
Baca juga : Australia Larang YouTube Bagi Anak Di Bawah 16 Tahun Mulai Desember
"Dulu, penyanyi anak dan lagu anak menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kini, anak-anak lebih sering menyanyikan lagu orang dewasa yang tidak sesuai usia mereka," ujarnya.
Program KILA bertujuan membangkitkan ekosistem industri lagu anak, agar generasi muda kembali memiliki ruang berekspresi secara kreatif di sekolah maupun rumah.
Dalam pentas ini, sejumlah sekolah unjuk kebolehan dalam paduan suara dan band sekolah, antara lain SDN Ketintang 1 Surabaya, SD Santo Yoseph Surabaya, SDN Sumur Welut 3 Surabaya, Vision School Surabaya dan Grup Band SMAN 4 Sidoarjo.
Dhenok Bientarno, penasehat KILA, menuturkan bahwa program ini tidak hanya sebagai hiburan, tapi bagian dari upaya membangun ekosistem musik anak yang sehat.
Baca juga : Muzani: Gerindra Harus Hadir Di Tengah Rakyat Di Kala Suka Dan Duka
Pentas 'Sahabat Dolanan' juga menampilkan para Duta KILA yaitu Theo, Saka, Alisha, Angel, Nikeisha, Shelomita, Mikael, Aiko, Krissan dan Shabiyya. Mereka adalah pemenang lomba menyanyi KILA dari 2020 hingga 2024, yang kini menjadi wajah baru penyanyi anak Indonesia. Dengan penuh percaya diri, mereka menyanyikan karya-karya lagu anak modern yang tetap sarat pesan edukatif. Tak hanya lagu, pentas ini juga diwarnai dengan tarian ceria dari Sanggar Laboratorium Remo Surabaya, menambah kehangatan suasana dan keceriaan khas dunia anak.
Acara ini meninggalkan kesan mendalam bagi orang tua yang hadir. Nuraini, salah satu orang tua siswa, mengungkapkan rasa bahagianya melihat anak-anak bernyanyi lagu anak yang sesuai usia.
"Ini mengingatkan kami pada masa ketika penyanyi anak punya ruang sendiri di dunia musik," katanya.
KILA merupakan program nasional berkelanjutan yang digagas oleh KITA Indonesia serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (kini Kementerian Kebudayaan) sejak 2020.
Baca juga : Pramono Instruksikan Wali Kota Dan Kepala Dinas Siaga 24 Jam Tangani Banjir
Hingga kini, KILA telah melahirkan puluhan lagu anak baru yang tidak hanya tampil di panggung, tetapi juga tersedia dalam kompilasi digital di berbagai platform musik.
Sebelumnya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut KILA bakal menghidupkan kembali semangat penciptaan dan penampilan lagu anak Indonesia yang berkualitas. “Melalui program KILA, Kementerian Kebudayaan berkomitmen menghidupkan lagu-lagu anak yang bermakna, mendidik, sekaligus membentuk karakter bangsa," ujar Fadli.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya