Dark/Light Mode

Inventarisasi Tanah Di Desa, Percepat Pembangunan Gudang Dan Gerai Kopdes

Sabtu, 25 Oktober 2025 11:40 WIB
Menkop Ferry Juliantono (kedua kiri) saat menyaksikan penandatanganan MoU antara Kejaksaan Negeri dengan DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional se-provinsi Bangka Belitung, Jumat (24/10/2025). (Foto: Dok. Kemenkop)
Menkop Ferry Juliantono (kedua kiri) saat menyaksikan penandatanganan MoU antara Kejaksaan Negeri dengan DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional se-provinsi Bangka Belitung, Jumat (24/10/2025). (Foto: Dok. Kemenkop)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menghadiri acara Bimbingan Teknis Pengembangan Usaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta menyaksikan penandatanganan MoU antara Kejaksaan Negeri dengan DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional se-Provinsi Bangka Belitung, Namang, Jumat (24/10/2025).

Dalam acara tersebut Menkop menyampaikan Kementerian Koperasi (Kemenkop) menargetkan percepatan pembangunan gudang dan gerai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di seluruh Indonesia, salah satunya termasuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Ditargetkan Maret 2026 seluruh gudang dan gerai Kopdes/Kel Merah Putih di seluruh Indonesia selesai dibangun dan siap dioperasikan.

Hadir dalam acara, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Reda Manthovani, Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Ekonomi Produktif dan Kreatif Usaha Koperasi Ambar Pertiwiningrum, serta jajaran Kejaksaan Negeri dan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.

Ferry mengapresiasi Bangka Belitung sebagai provinsi yang tercepat mendukung dan bergerak untuk program KDKMP.

Baca juga : Pemulia Tanaman Garda Depan Ketahanan Pangan Nasional

Ferry menambahkan bahwa melalui kegiatan bimbingan teknis ini, diharapkan koperasi desa dan kelurahan dapat tumbuh menjadi lembaga ekonomi rakyat yang kuat dan mandiri.

Sebagai salah satu Provinsi yang tercepat dalam pembentukan legalitas Kopdes/Kel Merah Putih, Ferry berharap Provinsi Bangka Belitung dapat melanjutkan catatan positifnya untuk melakukan percepatan operasionalisasi koperasi.

“Pemerintah daerah Provinsi Bangka Belitung dapat memaksimalkan sinerginya dengan Kementerian Koperasi agar pembangunan gudang dan gerai dapat segera dilakukan secara masif,” ujar Ferry.

Ferry menambahkan, untuk mengejar target setiap hari harus dilakukan inventarisasi 1.000 bidang tanah di desa untuk dapat dibangun gudang, gerai-gerai dan sarana prasarana pendukung lainnya.

Hal ini sejalan dengan arahan Presiden melalui Instruksi Presiden (Inpres) tentang percepatan pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih.

Baca juga : IPR Apresiasi Langkah Kemendagri Perluas Mal Pelayanan Publik di Daerah

Sebagai upaya percepatan pembangunan gudang dan gerai tersebut, akan dikeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang pembangunan fisik gudang dan gerai serta sarana pendukung lainnya.

Melalui payung hukum ini diharapkan seluruh sumber daya baik di tingkat pusat dan daerah dapat menjalin sinergi untuk melakukan percepatan pembangunan tersebut.

Ferry memastikan bahwa proses pembangunan aset fisik untuk Kopdes/Kel Merah Putih tersebut akan dilakukan pengawasan dan monitoring secara ketat agar tidak terjadi penyalahgunaan atau penyelewengan dari setiap anggaran yang disiapkan Bank Himbara.

Pengawasan dan monitoring ini diperkuat dengan sistem digital melalui Aplikasi "Jaga Desa" yang telah dikembangkan Kejaksaan Agung.

“Presiden Prabowo ingin pembangunan gudang dan gerai ini dilaksanakan secara cepat namun tetap diawasi dan dikontrol agar mutu serta kualitas bangunan terjaga. Pengawasan ini diperlukan untuk mitigasi risiko melalui kolaborasi dengan Kejaksaan Agung," kata Ferry 

Baca juga : ITB-Multipolar Kolaborasi, Percepat Penerapan AI Dan Data Science

Menurutnya, pengawasan dilakukan bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) di tingkat kabupaten dan kota, berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri setempat.

“Aplikasi Jaga Desa ini menjadi alat penting untuk memastikan akuntabilitas, transparansi, dan pencegahan penyimpangan dalam operasional koperasi desa,” ujarnya.

“Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini kita dorong sebagai gerakan kebangkitan ekonomi rakyat dari bawah. Koperasi di tingkat desa harus menjadi penggerak utama ekonomi lokal, yang mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah produk, serta memperkuat kemandirian masyarakat,” ujar Ferry.

Dalam kunjungan kerja ke Bangka Belitung tersebut, Menkop juga melakukan penanaman pohon dan pelepasan burung dalam rangka rehabilitasi lahan kritis di Desa Namang.

Ferry juga turut melakukan penanaman padi sebagai simbol dukungan terhadap upaya peningkatan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.