Dark/Light Mode

Menkop Gelar Groundbreaking Pembangunan Gudang & Gerai Kopdes Merah Putih

Sabtu, 18 Oktober 2025 08:28 WIB
Menkop Ferry Juliantono (keempat kanan) saat peletakan batu pertama (groundbreaking) gudang dan gerai Kopdes Merah Putih di Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat sore (17/10/2025). (Foto: Dok. Kemenkop)
Menkop Ferry Juliantono (keempat kanan) saat peletakan batu pertama (groundbreaking) gudang dan gerai Kopdes Merah Putih di Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat sore (17/10/2025). (Foto: Dok. Kemenkop)

RM.id  Rakyat Merdeka - Selangkah demi selangkah, laju program strategis Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih semakin tak terbendung. Hal itu ditandai dengan pemerintah mulai membangun 800 unit gudang dan gerai Kopdes Merah Putih secara serentak di seluruh Indonesia.

Tahap ini menandai dimulainya fase operasional Kopdes yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Pembangunan fisik 800 gudang dan gerai tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) gudang dan gerai Kopdes Merah Putih di Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat sore (17/10/2025).

“Hari ini kita mulai proses peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan fisik gudang, gerai, dan sarana pendukung lainnya. Peletakan batu hari ini bukan sekedar meletakkan batu namun menandai peristiwa sejarah kembalinya rakyat menjadi pelaku, menjadi subyek dari ekonomi Indonesia dan koperasi nanti akan berfungsi menjadi sumber-sumber pertumbuhan pertumbuhan ekonomi di desa-desa,” kata Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, saat memberikan sambutan di acara peletakan batu pertama, Sabtu (18/10/2025).

Acara turut dihadiri Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan, Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Joao Angelo De Sousa Mota, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, dan Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Baca juga : Kapolri Groundbreaking Dan Resmikan SPPG Di Jateng

Pada tahap awal ini, pembangunan dilakukan di 800 titik di seluruh Indonesia, dan ke depan akan terus dikembangkan hingga mencapai 80 ribu Kopdes Merah Putih di berbagai daerah.

Ferry menambahkan, Kemenkop bersama kementerian dan lembaga (K/L) terkait telah merampungkan seluruh regulasi teknis, termasuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK), agar Kopdes/Kel Merah Putih dapat beroperasi efektif mulai Oktober 2025 ini.

Oleh karena itu, lanjut Ferry, peletakan batu pertama ini menandakan dimulainya tahap operasional dari pembentukan Kopdes Merah Putih yang sudah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. dan juga Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Ferry meyakini, proyek tersebut akan terus berlanjut secara bertahap hingga ribuan gudang dan gerai dibangun di desa-desa seluruh Indonesia.

Baca juga : BNI Dukung Pembangunan Dan Operasional Geothermal Energy Milik Geo Dipa Energi

"Keterlibatan TNI akan mempercepat proses konstruksi, karena program ini dikategorikan sebagai operasi militer non perang yang bersifat strategis untuk memperkuat ekonomi desa," kata Ferry.

Ia juga menyebutkan, nantinya Kopdes Merah Putih akan berfungsi ganda, yaitu sebagai penyalur kebutuhan pokok masyarakat dan offtaker hasil pertanian, perikanan, perkebunan, hingga produk UMKM desa.

"Dengan adanya gudang dan gerai koperasi ini, rantai pasok akan lebih pendek, harga lebih terjangkau, dan kesejahteraan petani serta pelaku ekonomi desa meningkat," katanya.

Ferry berharap 800 Kopdes Merah Putih tahap awal ini dapat menjadi model nasional, yang menginspirasi tumbuhnya Kopdes Merah Putih produktif lainnya di seluruh tanah air.

Baca juga : Menkop: Kucuran Dana CSR Untuk Kopdes Merah Putih Jadi Model Keterlibatan Swasta

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyampaikan harapannya agar tidak ada lagi silang pendapat terkait Kopdes Merah Putih di masyarakat. "Kita harus fokus bersama untuk menyukseskannya," kata Yandri.

Dalam kesempatan yang sama, PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota menyebutkan bahwa kegiatan Kopdes Merah Putih ini sebagai suatu amanah yang diberikan Presiden RI kepada Kabinet Merah Putih untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan.

"Bagi kami, ini adalah suatu awal kita memulai pembangunan dari desa untuk Indonesia," ujar Joao Angelo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.