Dark/Light Mode

Kemenkop Dan Kementerian P2MI Perkuat Kopdes Merah Putih & Pemberdayaan Pekerja Migran

Jumat, 31 Oktober 2025 19:22 WIB
Menkop Ferry Juliantono (kanan) saat menerima audiensi Menteri P2MI Mukhtarudin di kantor Kemenkop, Jumat (31/10/2025). (Foto: Dok. Kemenkop)
Menkop Ferry Juliantono (kanan) saat menerima audiensi Menteri P2MI Mukhtarudin di kantor Kemenkop, Jumat (31/10/2025). (Foto: Dok. Kemenkop)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) sepakat meningkatkan status kerja sama dalam penguatan kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyatakan kesiapannya memberikan dukungan penuh kepada Kementerian P2MI untuk menjadikan koperasi sebagai sarana pemberdayaan para pekerja migran yang telah berakhir kontrak kerjanya dari negara tempatnya bekerja.

Para eks pekerja migran ini diharapkan dapat menjadi anggota aktif dari koperasi untuk kemudian dapat memanfaatkan pengalaman dan sumber daya yang dimiliki untuk membantu Kopdes/Kel Merah Putih memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

Melalui tergabung dalam wadah Koperasi, eks pekerja migran juga dapat mengaktualisasikan dirinya agar kembali produktif di koperasi setelah masa kontrak kerjanya dengan negara terkait telah berakhir. 

Ferry mendorong agar eks pekerja migran yang telah memiliki keterampilan dan kemampuan manajerial bisa menjadi mentor dan akselerator bagi operasionalisasi Kopdes/Kel Merah Putih di wilayahnya.

“Dengan pengalaman internasional yang mereka punya, eks pekerja migran bisa membawa praktik bisnis baru, jejaring, dan semangat profesionalisme ke koperasi. Mereka juga dapat menjadi motor penggerak koperasi di desa,” ucap Ferry saat menerima audiensi Menteri P2MI Mukhtarudin di kantor Kemenkop, Jumat (31/10/2025).

Baca juga : Lippoland Kenalkan Park Exchange, Pusat Komersial Bergaya Urban Di Park Serpong

Hadir mendampingi Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi dan seluruh pejabat eselon I Kemenkop dan eselon I dari Kementerian P2MI.

Ferry mengatakan, bergabungnya eks pekerja migran ke dalam Kopdes/Kel Merah Putih akan memperluas basis ekonomi lokal.

Menurutnya, mereka tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga dapat berperan sebagai pelaku ekonomi yang mampu memperkuat rantai usaha produktif di desa terutama melalui Kopdes/Kel Merah Putih.

"Kita ingin pasca penempatan (pekerja migran) berakhir, mereka bisa memutarkan uang yang mereka peroleh selama bekerja di luar negeri agar bisa berkembang dan memberikan manfaat bagi perekonomian di sekitar tempat tinggalnya," ucap Ferry.  

Ferry menambahkan, Kemenkop juga siap memberikan akses kepada Kementerian P2MI untuk memanfaatkan infrastruktur yang dimiliki Kopdes dalam melakukan sosialisasi terkait dengan Program Pekerja Migran Aman.

Dengan tersosialisasinya program tersebut dengan baik, masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri dapat memahami strategi dan kiat menjadi pekerja migran yang terlindungi dan aman.

Baca juga : Menkop: Kopdes Merah Putih Langkah Strategis Kembalikan Perekonomian Bangsa

  “Kopdes bisa menjadi instrumen yang kuat bagi sosialisasi Pekerja Migran Aman, agar calon pekerja memahami hak, kewajiban, dan perlindungan yang mereka miliki,” tutur Ferry.

Sementara terkait dengan penguatan kerjas ama yang telah disepakati sebelumnya, Ferry mendorong agar pembentukan koperasi bagi pekerja migran dapat diintensifkan dan dilakukan evaluasi.

Kemenkop siap memberikan dukungan pembiayaan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) untuk memenuhi kebutuhan modal kerja bagi beroperasinya koperasi tersebut. 

Sementara itu, Menteri P2MI Mukhtarudin mengatakan bahwa kerja sama dengan Kemenkop merupakan langkah penting untuk mengatasi keterbatasan infrastruktur lembaganya yang saat ini masih sangat terbatas.

Menurutnya ide menjadikan Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih sebagai wadah pemberdayaan dan sosialisasi terhadap program-program pemerintah menjadi pilihan yang sangat strategis. 

“Kami ingin bergabung pada jaringan Kopdes Merah Putih yang sudah terbentuk ini untuk mengisi ruang-ruang yang tersedia untuk pemberdayaan para eks pekerja migran yang kembali ke Indonesia,” ungkap Mukhtarudin.

Baca juga : Menteri PKP Libatkan UI Untuk Perkuat Program Perumahan Rakyat

Menurutnya, masih banyak purna pekerja migran yang setelah kembali ke tanah air tidak memiliki literasi keuangan yang cukup, sehingga uang hasil kerja mereka di luar negeri habis tanpa arah.

Melalui kerja sama ini, Kementerian P2MI ingin memastikan mereka mendapatkan pendampingan ekonomi dan akses usaha produktif demi keberlanjutan.

“Kami ingin kolaborasi ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga perlindungan," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.