Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Aplikasi STAR, Gebrakan Kemenimipas Dalam Digitalisasi Layanan ASN
Kamis, 6 November 2025 12:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) kembali membuat terobosan dalam mewujudkan aparatur yang adaptif dan berdaya saing melalui transformasi digital layanan kepegawaian.
Kali ini, Kemenimipas meluncurkan Aplikasi STAR sebagai bentuk ikhtiar dalam melakukan digitalisasi layanan bagi aparatur sipil negara (ASN).
“Aplikasi STAR ini merupakan alat bantu manajemen di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Asep Kurnia, di Jakarta, Kamis (6/11/2025).
Asep menjelaskan, STAR Apps merupakan singkatan dari Smart Technology, Adaptive and Responsive Application, yang berarti aplikasi yang dibangun dengan teknologi cerdas, adaptif, dan responsif.
Baca juga : Pegadaian Luncurkan Aplikasi Tring!, Dorong Digitalisasi Layanan Keuangan
“Dengan database yang terpusat, terintegrasi, real-time, online, transparan, serta akuntabel, aplikasi ini juga menyediakan fitur pelaporan (reporting) dan statistik,” ungkapnya.
Lebih lanjut dijelaskan, logo STAR memiliki filosofi berbentuk bintang dengan lima sudut yang menggambarkan lima fungsi utama manajemen secara umum, yaitu: perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (directing), koordinasi (coordinating), dan pengendalian (controlling).
“Fungsi-fungsi ini saling terkait dan digunakan bersama untuk mencapai tujuan organisasi. Di dalamnya mencakup komponen perencanaan, pengelolaan manajemen ASN/SDM, keuangan, tata laksana, pengawasan, serta komponen manajemen lainnya,” terangnya.
Dengan pemahaman tersebut, Aplikasi STAR diharapkan menjadi alat bantu manajemen yang terintegrasi di Kemenimipas. Terlebih, simbol bintang sering dimaknai sebagai harapan dan pembaruan. Karenanya, aplikasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Kemenimipas yang lebih baik.
Baca juga : Pemuda Pancasila Luncurkan Aplikasi JAM, Langkah Menuju Dunia Digital
Secara garis besar, Aplikasi STAR menyediakan dua bidang layanan utama. Yaitu, layanan pengembangan pegawai. Meliputi pola karier, mobilitas talenta ASN, serta manajemen talenta.
Kedua, layanan administratif. Yaitu, menyediakan fasilitas pengelolaan data dan proses kepegawaian secara digital untuk mewujudkan tata kelola aparatur yang efisien, akurat, dan transparan.
Layanan ini mencakup pengurusan perceraian, pensiun, cuti, tugas belajar, hukuman disiplin, pengaktifan kembali, biaya mutasi, jabatan fungsional, pindah instansi, usulan uji kompetensi, penyesuaian ijazah (PI), serta ujian dinas.
Selain itu, Aplikasi STAR juga memfasilitasi pengelolaan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) untuk evaluasi dan penilaian prestasi kerja ASN secara berkala, perjalanan dinas luar negeri, hingga pengurusan Kenaikan Gaji Berkala (KGB) sesuai masa kerja dan ketentuan kepegawaian yang berlaku.
Baca juga : Aplikasi “Si Mantan” Dorong Daur Ulang Botol Plastik
Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Aparatur, Organisasi, dan Ketatalaksanaan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Dodot Adikoeswanto menilai pengelolaan ASN berbasis sistem merit menjadi keharusan agar proses karier berlangsung secara transparan, dan adil.
Sontak, Dodot menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan sejumlah inovasi untuk membangun sistem manajemen ASN terintegrasi berbasis merit. Tujuannya, menciptakan aparatur yang unggul, profesional, akuntabel, dan berbasis data.
Inovasi tersebut meliputi model mobilitas talenta PNS berbasis rencana pengembangan karier, pola karier PNS di lingkungan Kemenimipas, standar kompetensi jabatan manajerial, kamus kompetensi teknis, rencana pengembangan SDM 2025–2029, dan kerja sama interoperabilitas data kepegawaian (STAR ASN) dengan sistem nasional BKN (SiASN).
“Serangkaian inovasi ini mendapat apresiasi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Transformasi tersebut diharapkan memberi dampak strategis, tidak hanya bagi Kemenimipas, tetapi juga bagi penguatan agenda reformasi birokrasi nasional,” kata Dodot.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya