Dark/Light Mode

Pemerintah Beri Tunjangan Kehormatan Rp 57 Juta/Tahun untuk Keluarga Pahlawan

Senin, 10 November 2025 14:09 WIB
Presiden Prabowo Subianto secara simbolis menyerahkan tanda kehormatan dan piagam gelar Pahlawan Nasional kepada keluarga penerima, di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Presiden Prabowo Subianto secara simbolis menyerahkan tanda kehormatan dan piagam gelar Pahlawan Nasional kepada keluarga penerima, di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menerangkan, Pemerintah memberikan dukungan bagi keluarga penerima gelar Pahlawan Nasional sebagai bentuk penghormatan negara kepada para pejuang bangsa.

“Dukungan itu memang ada, tapi jangan dilihat dari nilainya. Ini adalah bentuk penghormatan dan penghargaan agar keluarga terus membangun semangat perjuangan dari para pahlawan,” kata Mensos, di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Baca juga : Gubernur Malut Bangga Sultan Tidore Raih Gelar Pahlawan Nasional

Dia menjelaskan, bentuk dukungan tersebut berupa tunjangan kehormatan sebesar Rp 57 juta per tahun bagi keluarga penerima gelar Pahlawan Nasional.

“Ya nggak banyak, tapi mohon jangan dilihat nilainya. Ini untuk menyambung silaturahmi,” ujar Sekjen PBNU itu.

Baca juga : Menteri PKP Tinjau Pembangunan Rumah Layak Huni untuk Binaan Astra di Banyumas

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh bangsa dalam upacara di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Pemberian gelar ini bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional yang jatuh setiap 10 November.

Prosesi penganugerahan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayjen Kosasih. Ke-10 tokoh penerima gelar Pahlawan Nasional tahun 2025, yaitu:

  1. K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – Provinsi Jawa Timur
  2. H.M. Soeharto – Provinsi Jawa Tengah
  3. Marsinah – Provinsi Jawa Timur
  4. Prof. Mochtar Kusumaatmadja – Provinsi Jawa Barat
  5. Hj. Rahmah El Yunusiyyah – Provinsi Sumatera Barat
  6. Jenderal (Purn.) Sarwo Edhie Wibowo – Provinsi Jawa Tengah
  7. Sultan Muhammad Salahuddin – Nusa Tenggara Barat
  8. Syaikhona Muhammad Kholil – Provinsi Jawa Timur
  9. Tuan Rondahaim Saragih – Provinsi Sumatera Utara
  10. Zainal Abidin Syah – Provinsi Maluku Utara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.