Dark/Light Mode

Bertemu Ara, Wamenkes Happy Kuota Rumah Subsidi Nakes Jadi 35.000 Unit

Rabu, 12 November 2025 14:13 WIB
Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus dan Menteri PKP Maruarar Sirait berkolaborasi menyiapkan 35 ribu rumah subsidi bagi tenaga kesehatan di seluruh Indonesia.
Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus dan Menteri PKP Maruarar Sirait berkolaborasi menyiapkan 35 ribu rumah subsidi bagi tenaga kesehatan di seluruh Indonesia.

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus bertemu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait membahas penyediaan rumah subsidi bagi tenaga kesehatan (nakes) di seluruh Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Wamenkes menyampaikan bahwa banyak tenaga kesehatan, seperti bidan, perawat, tenaga kesehatan masyarakat, terutama yang ditugaskan di daerah, selama ini mengalami kesulitan memiliki rumah yang layak dan terjangkau.

"Banyak nakes yang ditempatkan di daerah. Kalau harus mencari sendiri tentu berat. Rumah subsidi ini sangat membantu,” ujar Wamenkes usai pertemuan dengn Menteri Perumahan di Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Baca juga : Ketemu Airlangga, Pramono Usul Revitalisasi Kota Tua Dan RS Sumber Waras Jadi PSN

Yuli Farianti, Dirjen Sumber Daya Manusia Kesehatan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah melalui Kementerian PKP yang menaikkan kuota rumah subsidi untuk para nakes dari 30 ribu unit menjadi 35 ribu unit tahun ini.

"Gebrakan inovasi Pak Menteri PKP selama ini luar biasa, dan sangat membantu khususny bagi ekosistem kesehatan di seluruh Indonesia. Tambahan kuota rumah subsidi ini akan segera disosialisasikan dan direalisasikan dengan cepat," kata Yuli kepada awak media.

Di tempat yang sama, Menteri Ara menegaskan, komitmen untuk menambah kuota menjadi 35.000 unit untuk semua eksosistem kesehatan. Langkah ini juga diharapkan bisa menggerakan ekonimi para nakes di daerah.

Baca juga : Gerindra Senang, Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen

"Kuota rumah subsidi untuk nakes ini karena mereka sudah banyak berjuang. Mereka harus mendapatkan hunian yang layak dan terjangkau,” tegasnya.

Menteri dari Partai Gerindra ini menambahkan bahwa Pemerintah akan membuka berbagai skema pembiayaan agar akses kepemilikan rumah bagi tenaga kesehatan semakin mudah.

“Banyak terobosan yang bisa kita lakukan. Kita akan siapkan berbagai skema. Jangan sampai keterbatasan APBN menjadi alasan,” ujarnya.

Baca juga : Tekan Backlog, Ara Tambah Kuota Rumah Subsidi Di Sumut, BRI Gaspol KPR Rakyat

Selain membahas rumah untuk nakes, Ara juga menerima kunjungan Gubernur Papua, Mathius Fakhiri. Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam penyediaan perumahan serta penataan kawasan permukiman bagi masyarakat Papua.

Menteri PKP juga meminta Pemprov Papua memaksimalkan pemanfaatan Kredit Program Perumahan (KUR Perumahan) sebagai skema pembiayaan yang lebih mudah dijangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.