Dark/Light Mode

BNPP Percepat Operasional Terminal Barang Internasional Di PLBN Motaain

Sabtu, 15 November 2025 11:01 WIB
Penampakan area PLBN Motaain yang disiapkan untuk operasional Terminal Barang Internasional. (Dok. BNPP)
Penampakan area PLBN Motaain yang disiapkan untuk operasional Terminal Barang Internasional. (Dok. BNPP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mendorong percepatan pengoperasian Terminal Barang Internasional (TBI) di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.  Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat peran PLBN sebagai pintu gerbang utama kegiatan ekspor dan impor di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste. Upaya tersebut dibahas dalam Forum Koordinasi Percepatan Operasionalisasi TBI PLBN Motaain yang diselenggarakan pada medio Oktober 2025.

Forum ini dipimpin oleh Asisten Deputi Pengelolaan Lintas Batas Negara BNPP, Budi Setyono, serta dihadiri oleh Kepala Bidang Wilayah Perbatasan Kemenko Polkam Kolonel Laut (P) Jimmy Pelupessy, Kasubdit Terminal Barang Kementerian Perhubungan Riko, dan Kepala PLBN Motaain Maria Fatima Rika yang turut bergabung secara daring.

Dalam forum tersebut, Budi Setyono menegaskan pentingnya forum koordinasi ini sebagai langkah konkret menuju operasional penuh TBI Motaain. Ia mengatakan, bahwa akan dilaksanakan uji coba alur kendaraan barang ekspor dan impor melalui TBI sebelum resmi beroperasi.

“Nantinya akan dilakukan simulasi jalur alternatif, baik untuk kendaraan impor melalui dedicated lane maupun jalur angkutan lintas batas negara (ALBN),” kata Budi, dalam keterangannya, Sabtu  (15/11/2025). 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kehadiran TBI Motaain akan memisahkan aktivitas clearance barang dari area utama PLBN, sehingga mengurangi potensi kemacetan dan memperlancar arus logistik. 

Baca juga : DPR Dorong Percepatan Pembangunan Kereta Api Luar Jawa

“Dengan adanya TBI, proses pemeriksaan dan administrasi ekspor-impor akan terfokus di terminal, bukan di PLBN. Ini penting agar tidak terjadi bottleneck dan arus kendaraan tetap efisien,” imbuhnya.

Forum tersebut juga membahas sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian utama untuk memastikan integrasi pengelolaan antara Terminal Barang Internasional (TBI) dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain berjalan optimal. 

Pembahasan meliputi penataan sirkulasi kendaraan ekspor dan impor agar arus kedatangan serta keberangkatan lebih teratur dan efisien, serta pengaturan distribusi penempatan entitas pelayanan lintas batas di kedua kawasan. 

Selain itu, forum juga menyoroti pentingnya pertukaran data dan informasi terkait komoditas serta nilai ekspor-impor guna memperkuat koordinasi lintas instansi. 

Di samping itu, disepakati bahwa pembukaan pagar kawasan perlu menyesuaikan dengan ketentuan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), sementara penyempurnaan rambu-rambu lalu lintas dan peningkatan sarana prasarana penunjang menjadi langkah penting untuk mendukung kelancaran dan keamanan operasional.

Baca juga : GDPS Siapkan SDM Unggul Untuk Bandara Internasional Bali Utara

Terkait hal ini, Riko dari Kementerian Perhubungan menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya sinergi antarinstansi dalam pengoperasian TBI Motaain. 

“Kami menyepakati langkah-langkah integrasi tersebut dan siap mendukung agar TBI Motaain dapat segera diresmikan serta beroperasi optimal,” ujar Riko.

Sementara itu, Kolonel Laut (P) Jimmy Pelupessy menekankan pentingnya pelibatan pihak Timor Leste dalam tahap uji coba, mengingat TBI Motaain berperan strategis dalam memperlancar arus perdagangan kedua negara.

“Dalam uji coba nanti, perlu dilibatkan mitra dari negara tetangga. Selain itu, kami juga mengingatkan pentingnya kesiapan sarana, rambu, dan koordinasi dengan Polres Belu agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” ungkapnya.

Dari sisi operasional lapangan, Kepala PLBN Motaain, Maria Fatima Rika, memastikan kesiapan pihaknya dalam mendukung pelaksanaan uji coba. 

Baca juga : Demi Kemandirian Pangan Nasional, Gerindra Dorong Anak Muda Menjadi Petani

“Kami siap melaksanakan uji coba TBI Motaain dan mendukung penuh upaya percepatan agar terminal ini segera beroperasi secara resmi,” tegas Maria.

Dengan pengoperasian TBI di kawasan PLBN Motaain, diharapkan aktivitas ekspor-impor di perbatasan dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan tertib. 

Selain memperkuat posisi Motaain sebagai simpul ekonomi perbatasan, langkah ini juga menjadi wujud nyata komitmen BNPP RI dalam mendorong konektivitas lintas batas negara demi pertumbuhan ekonomi kawasan dan kesejahteraan masyarakat perbatasan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.