Dark/Light Mode

Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Kemenekraf Dan BPS Berdayakan Animator Lokal

Senin, 17 November 2025 08:54 WIB
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (tengah) dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti (kiri) saat serah terima PSA Sensus Ekonomi 2026  di Jakarta, Sabtu (15/11/2025). Dok. Kemenekraf
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (tengah) dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti (kiri) saat serah terima PSA Sensus Ekonomi 2026 di Jakarta, Sabtu (15/11/2025). Dok. Kemenekraf

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Ekonomi Kreatif dan Badan Pusat Statistik (BPS) berkolaborasi memberdayakan animator lokal dalam pembuatan materi sosialisasi Sensus Ekonomi 2026. Langkah ini menjadi upaya bersama memastikan pesan sensus tersampaikan lebih kreatif, mudah dipahami, dan melibatkan talenta muda nasional.

Kolaborasi itu resmi digelar dalam penyerahan Public Service Announcement (PSA) Sensus Ekonomi 2026 kepada BPS pada rangkaian Rakornis dan Evaluasi Kegiatan 2025 serta Finalisasi Persiapan SE2026 di Jakarta, Sabtu (15/11/2025).

Penyerahan dilakukan langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekraf (Ekraf)Teuku Riefky Harsya, kepada Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. Ini merupakan tindak lanjut dari komitmen kedua institusi negara untuk terus berkolaborasi, sesuai arahan Presiden Prabowo. 

Baca juga : Kemen PPPA Gercep Pulihkan Korban Ledakan SMA 72

Dalam sambutannya, Menteri Ekraf menyampaikan apresiasi atas kolaborasi strategis antara kedua lembaga, khususnya komitmen dalam memberdayakan Animator lokal dalam komunikasi publik instansi negara. 

“Kami menyampaikan apresiasi kepada BPS atas kolaborasi yang selama ini terjalin, dan kepada RUS Animation atas kerjasama pembuatan PSA Sensus Ekonomi 2026. Ini merupakan langkah konkret implementasi MoU antara Kemenekraf dan BPS dalam memperkuat komunikasi publik melalui pendekatan kreatif", ujar nya. 

Kolaborasi ini mempertemukan BPS dengan RUS Animation sebagai pelaku industri animasi nasional untuk menghasilkan materi sosialisasi yang mudah dipahami masyarakat, sekaligus memperkuat subsektor animasi sebagai bagian dari ekosistem Ekraf. 

Baca juga : Festival SenengMinton Purwokerto 2025, Kembangkan Bakat Muda

Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, merasa bangga dan mengapresiasi inisiatif dan kontribusi Kemenekraf dalam memfasilitasi kreator muda animasi tanah air dengan BPS. 

“Video berdurasi singkat ini memberi makna besar bagi kami. Ini merupakan bentuk konkret sinergi antarlembaga dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Karya animator muda SMK Raden Umar Said Kudus membuktikan bahwa kreativitas kita luar biasa. Video ini kami maknai sebagai A Token of Friendship yang akan terus kami rawat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa SE2026 tidak hanya menjadi agenda statistik, tetapi juga momentum untuk memastikan pelaku ekonomi kreatif tercatat secara akurat sebagai bagian penting ekonomi nasional. Materi PSA selanjutnya akan digunakan sebagai bahan sosialisasi resmi BPS dan disebarkan melalui berbagai kanal komunikasi publik.

Baca juga : Sektor Manufaktur Tumbuh, Kemenperin Andalkan IKI Sebagai Indikator

"Sensus Ekonomi tahun depan juga akan menghasilkan indikator-indikator penting bagi sektor ekonomi kreatif. Karena SE 2026 akan memberikan potret ekonomi kreatif di Indonesia yang sebenarnya. Tekad kami SE 2026 harus menjadi sensus ekonomi yang terbaik dan tersukses dalam sejarah Indonesia," ujar Kepala BPS.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi, CEO RUS Animation Studio selaku kreator PSA SE2026 Roy Tok, serta SVP Corporate and Strategic Affairs Blibli selaku mitra strategis pembuatan PSA SE2026 Yudhi Pramono dan jajaran BPS dari Provinsi hingga Kabupaten/Kota se Indonesia.

Menteri Ekraf didampingi Staf Ahli Bidang Riset, Pendidikan dan Hubungan Kelembagaan Dian Permanasari, Direktur Film, Animasi dan Video Doni Setiawan dan Kepala Pusat Data dan Informasi Reslyana Dwitasari. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.