Dark/Light Mode

Tahun 2026, Revitalisasi Sekolah Dipermudah Lewat Aplikasi Baru

Kamis, 20 November 2025 14:51 WIB
Ilustrasi revitalisasi sekolah. (Dok. Kemendikdasmen)
Ilustrasi revitalisasi sekolah. (Dok. Kemendikdasmen)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan percepatan revitalisasi sekolah bakal dilakukan lebih masif pada 2026. Untuk mempermudah proses pengusulan dari daerah dan sekolah, pemerintah meluncurkan Aplikasi Revitalisasi Satuan Pendidikan sebagai pintu masuk seluruh tahapan perencanaan hingga evaluasi.

Dirjen PAUD Dikdasmen Gogot Suharwoto mengatakan, aplikasi ini menjadi terobosan penting di tengah masih tingginya tantangan pemerataan akses pendidikan. Saat ini terdapat 1,2 juta ruang kelas rusak sedang hingga berat di 195 ribu sekolah.

Baca juga : Piala Dunia 2026, Brazil Masih Butuh Neymar

“Dengan aplikasi ini, proses pengusulan menjadi lebih cepat, transparan, dan akuntabel karena seluruh tahapan terekam digital dan bisa ditelusuri,” ujarnya dalam Webinar Sosialisasi Pengusulan Revitalisasi, Rabu (19/11/2025).

Menu revitalisasi 2026 juga diperluas, mulai dari pembangunan ruang belajar baru, rehabilitasi ruang rusak, penataan lingkungan sekolah, hingga penyediaan air bersih dan sanitasi layak. Intervensi diberikan untuk sekolah negeri dan swasta, dengan prioritas daerah 3T dan sekolah dengan tingkat kerusakan tertinggi.

Baca juga : Hari Pahlawan, Ketua Fraksi PKB Serukan Persatuan Bangsa

Aplikasi Revitalisasi, yang dapat diakses melalui revit.kemendikdasmen.go.id, menyediakan fitur rekomendasi otomatis berbasis dapodik, pengecekan dokumen secara real time, pemeringkatan sasaran objektif, serta verifikasi berlapis pemerintah daerah dan pusat. Sekolah cukup mengunggah dokumen lahan, foto kerusakan ber-geotagging dari enam sudut, dan formulir tingkat kerusakan sesuai standar PUPR.

Sekretaris Ditjen PAUD Dikdasmen, Eko Susanto, menegaskan bahwa revitalisasi bukan semata pembangunan fisik, tetapi investasi masa depan.

Baca juga : Wamen Fajar Dorong Revitalisasi UKS untuk Wujudkan Pendidikan Holistik

“Kita ingin memastikan sekolah menjadi ruang aman dan mendorong tumbuhnya potensi terbaik anak-anak kita,” tuturnya. Pemerintah daerah diminta bergerak cepat menetapkan skala prioritas dan memasukkan usulan sesuai kriteria yang telah ditetapkan.

Dengan percepatan mekanisme dan regulasi yang telah disiapkan, Kemendikdasmen optimistis revitalisasi sekolah 2026 berjalan lebih terarah, transparan, dan berdampak nyata bagi jutaan peserta didik di seluruh Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.