Dark/Light Mode

Kenang Perjuangan Guru

Menag Gowes Onthel Susuri Lapangan Banteng

Senin, 24 November 2025 07:00 WIB
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar (depan) bersama sejumlah guru bersepeda untuk memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2025 lewat penyelenggaraan Gowes Ontel dengan melibatkan ratusan guru lintas iman di wilayah Jabodetabek, di Jakarta, Minggu (23/11/2025).
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar (depan) bersama sejumlah guru bersepeda untuk memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2025 lewat penyelenggaraan Gowes Ontel dengan melibatkan ratusan guru lintas iman di wilayah Jabodetabek, di Jakarta, Minggu (23/11/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memimpin peringatan Hari Guru Nasional 2025 yang jatuh pada 25 November dengan cara unik. Menag mengajak para guru lintas iman di Jabodetabek menggowes ontel atau sepeda jadul menyusuri Jalan Sudirman Thamrin. Kata Menag, kegiatan ini sebagai bentuk bernostalgia sekaligus memberi penghormatan atas dedikasi dan kesederhanaan para guru.

Acara dipusatkan di halaman Kantor Kemenag, Jl. MH Thamrin, Jakarta, Minggu (23/11/2025). Sejak pagi, para peserta sudah berdatangan. Mereka mengenakan kostum para pahlawan sambil mendorong sepeda onthel yang sudah dihias.

Menag tiba di lokasi sekitar pukul 6.30 pagi. Penampilan Imam Besar Masjid Istiqlal ini mencuri perhatian. Menag tampil dengan kemeja putih dibalut jas bersaku empat berwarna hijau tua. Menag melengkapi penampilannya dengan peci dan kacamata hitam. Stelannya mirip yang digunakan Presiden RI pertama, Bung Karno.

Baca juga : Pemerintah Waspadai Wajah Baru Premanisme

Peserta lain mengenakan kostum yang tak kalah heboh. Ada yang mengenakan lurik khas Jawa, ada juga kostum guru zaman dulu.

Menag mengawali acara dengan memberikan sambutan. Kali ini, sambutannya diselingi pekikan “Merdeka” tiga kali untuk menyemangati peserta. Setelah itu, Menag memimpin para peserta menggowes onthel susuri Jalan Thamrin ke Lapangan Banteng. Menag berada di barisan depan. Kemudian rombongan bergerak serentak. Sepanjang jalan, Menag menyapa para pengguna jalan dan melambaikan tangan.

Dalam sambutannya, Menag menjelaskan bahwa Gowes Onthel digelar sebagai nostalgia atas jasa para guru zaman dahulu sekaligus ajakan hidup sehat dan ramah lingkungan.

Baca juga : NasDem Sumsel Tekankan Loyalitas Kader Dan Pengurus

Menurut Menag, bersepeda menjadi simbol perjalanan panjang para pendidik yang dulu mengayuh sepeda menembus jarak jauh demi mengajar. “Banyak guru generasi awal Indonesia mengandalkan sepeda untuk mencapai sekolah yang jauh dari permukiman. Hari ini kita mengingat kembali nilai kesederhanaan dan dedikasi itu,” ujar Nasaruddin Umar.

Dedikasi para guru yang rela menempuh rute panjang dengan sepeda, lanjutnya, adalah gambaran nyata semangat tanpa pamrih dalam mencerdaskan bangsa.

Dalam acara ini, Menag menyelipkan pesan soal perbaikan kesejahteraan guru. Menag menyebut, tahun ini peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) melonjak 700 persen dan tunjangan profesi bagi guru nonPNS naik menjadi Rp 2 juta per bulan. Ia menegaskan tidak boleh ada lagi diskriminasi antarguru, baik lintas agama maupun lintas lembaga pendidikan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.