Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kemendagri Siapkan Anggaran Rp 1 Triliun Buat Pemda Berprestasi
Selasa, 2 Desember 2025 07:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan menyiapkan anggaran Rp 1 triliun untuk Pemerintah Daerah (Pemda) dengan kinerja terbaik. Rencananya, pemberian insentif anggaran kepada Pemda ini akan dimulai tahun depan.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, rencana tersebut sudah dibahas di internal Kemendagri. Tito bilang, uang Rp 1 triliun itu berasal dari anggaran Kemendagri.
“Tahun depan anggaran Kementerian Dalam Negeri itu Rp 7,8 triliun. Kalau tidak dirasionalisasi lagi, mudah-mudahan. Rp 1 triliun kami gunakan untuk pemberian reward kepada daerah-daerah,” kata Tito dalam sambutannya saat Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (1/12/2025) malam.
Diungkap Tito, rencana ini muncul lantaran dia merasa penghargaan yang diberikan kepada Pemda yang menang dalam award tidak cukup hanya diberikan trofi dan plakat saja.
“Mungkin di Januari 2026, sudah bisa dimulai dengan pemberian penghargaan kepada penanganan inflasi terbaik di tahun 2005 kepada dua provinsi tiga kota dan lima kabupaten yang masing-masing Rp 5 miliar insentifnya,” ujarnya.
Baca juga : Pemprov DKI Siapkan Tambahan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh
Selain sebagai motivasi, menurut Tito, acara pemberian reward kepada Pemda untuk membentuk iklim yang kompetitif antar daerah.
Tito juga menyampaikan terima kasih kepada PT Tempo Inti Media Tbk, yang menjadi penyelenggara award ini, tim juri yang terdiri dari akademisi dan profesional serta kepada daerah yang menerima penghargaan.
“Kami ingin semua daerah juga bisa berprestasi. Karena apa? Karena kita negara besar, tidak cukup upaya Pemerintah Pusat. Tapi juga harus kerjasama dan kontribusi dari semua daerah. Kalau semua daerah berprestasi bagus, negara kita akan cepat maju,” ucapnya.
Tito juga mengajak Kementerian atau lembaga lain berkolaborasi dalam ajang seperti ini. Kementerian atau lembaga dapat memberikan ide untuk kategori yang akan diperlombakan.
Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk, Arif Zulkifli menuturkan, tahun ini penyelenggaraan apresiasi kepada Pemda ini merupakan yang ketiga.
Baca juga : Jamkrindo Syariah Salurkan Bantuan Rp500 Juta Untuk Korban Banjir Sumatera
Namun berbeda dengan dua yang pertama, dimana penilaian dengan membandingkan antara kepala daerah definitif dengan kepala daerah yang ditunjuk atau pelaksana tugas (Plt).
Karena saat itu, banyak daerah yang diisi oleh Plt. Diakui Arif, tantangan penilaian tahun ini menjadi lebih menarik karena umumnya kepala daerah dipilih secara demokratis melalui Pilkada langsung.
Meski belum genap setahun, lanjut Arif, kinerja kepada daerah ini sudah bisa lihat. Apalagi mereka menghadapi tantangan yang nggak gampang, seperti berkurangnya dana transfer dari Pemerintah Pusat.
“Nah, menghadapi tantangan ini bagaimana mereka berjibaku gitu menghadapi tantangan-tantangan seperti bencana alam misalnya. Di satu kabupaten, Pak Tito cerita ada yang tinggal Rp 400 juta anggarannya karena menghadapi bencana yang begitu masif dan besar,” ucap dia.
Selain itu, penyelenggara tidak melakukan interview terhadap para finalis. Tahun ini, penilaian award dengan tema “Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan dan Dedikasi Dalam Mendukung Program Strategis Nasional Tahun 2025” bahan penilaian diambil dari materi yang dimiliki Kemendagri dan kementerian serta lembaga lainnya.
Baca juga : Pertahankan Keanggotaan Dewan IMO, INSA Beri Apresiasi
“Dari Kementerian Dalam Negeri saja kita menghimpun mungkin ratusan bahan yang sudah dilakukan sebelumnya oleh Kementerian Negeri untuk menilai berbagai tolak ukur. Lalu kemudian kami juga perkaya dengan bahan dari Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan, BPS dan lain-lain,” bebernya.
Selain itu, agar lebih adil dan fair, dalam sejumlah kategori perbandingan antar daerah ini dipisahkan sesuai kategori fiskal. Yakni, fiskal tinggi, fiskal menengah dan fiskal rendah.
“Harus apple to apple. Kalau fiskalnya tidak dibedain, maka Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur akan menang terus,” ujarnya.
Tahun ini ada tujuh kategori yang dilombakan. Yakni: Penanggulangan Kemiskinan, Pengendalian Inflasi, Perbaikan Akses Layanan Pendidikan, Penyerapan Tenaga Kerja, Peningkatan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Pertumbuhan Ekonomi serta Penurunan Ketimpangan Kesejahteraan Masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya