Dark/Light Mode

Prabowo Kebut Pemulihan Energi, Bahlil Sisir Aceh–Sumut–Sumbar

Jumat, 5 Desember 2025 10:45 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Dok. ESDM)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Dok. ESDM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah tancap gas memulihkan akses energi di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar pemulihan listrik, BBM, dan LPG dipercepat. Laporan terkini disampaikan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai meninjau tiga provinsi tersebut.

"Bapak Presiden memerintahkan agar bisa lebih cepat. Makanya saya kemarin tiga hari di sana kan, di lokasi, memastikan itu semua. Dan tadi saya laporkan ke Bapak Presiden, insya Allah besok malam listrik di Sumatera Utara, di Tapteng, Tapsel, kemudian Sibolga sudah menyala berangsur-angsur sudah mulai membaik," kata Bahlil di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Menurut Bahlil, pemulihan listrik Aceh masih terkendala robohnya menara transmisi yang menghubungkan PLTMG Arun ke kota-kota di Aceh. Ia memastikan perbaikan dipercepat dan menargetkan Sabtu (6/12) listrik sudah kembali menyala.

Baca juga : Menteri ESDM dan Dirut Pertamina Tinjau Pemulihan Energi di Aceh, Sumut, dan Sumbar

"Kemudian untuk Tapanuli Tengah, itu sejak saya kemarin malam sudah mulai menyala, tapi belum maksimal. Jadi mungkin juga besok malam (Jumat), paling lambat juga hari Sabtu sudah bisa. Sibolga kemarin sudah menyala dengan baik," ujarnya.

Untuk BBM, stok dinyatakan aman 7-8 hari. Masalah muncul pada distribusi, karena sejumlah jalur darat putus diterjang banjir. Pemerintah mengalihkan suplai melalui jerigen, tangki, jalur laut, hingga udara. Walau beberapa SPBU sudah buka, antrean panjang belum bisa dihindari. Bahlil memutuskan merelaksasi aturan penggunaan barcode sementara untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar agar distribusi tidak tersendat.

Distribusi LPG juga mulai bergerak. Penyaluran untuk Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan yang biasanya dari Dumai kini dialihkan dari Sumatera Barat.

Baca juga : Menteri ESDM Dan Dirut Pertamina Tinjau Pasokan Energi Di Aceh–Sumatera

"Jadi Sumbar sekarang menjadi hub supaya semuanya bisa terdistribusi. Insyaallah kalau cuacanya baik, Jumat-Sabtu semua sudah bisa lebih membaik. Sekarang untuk minyak, BBM, tadi saya telepon Pak Bupatinya (Tapanuli Tengah), Pak Masinton (Pasaribu), itu sudah 60% normal," kata Bahlil.

Di balik upaya pemulihan, Bahlil juga menyiapkan langkah tegas soal dugaan aktivitas tambang yang memicu banjir bandang di wilayah terdampak. Evaluasi sedang berjalan.

"Di Aceh pun kita lagi melakukan pengecekan. Kalau di Sumut, tim evaluasi kita lagi melakukan evaluasi. Jadi nanti setelah tim evaluasi, baru saya akan cek dampak dari tambang ini ada atau tidak. Tetapi saya pastikan, kalau ada tambang atau IUP yang bekerja tidak sesuai dengan kaidah aturan yang berlaku, kita akan memberikan sanksi tegas," tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.