Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kata Menag Di Jalan Sehat Lintas Iman
Silakan Datang Ke Sorong Untuk Belajar Bertoleransi
Minggu, 14 Desember 2025 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin kegiatan Jalan Sehat Lintas Iman di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan yang dimulai dari Gereja GKI Maranatha dan berakhir di Masjid Raya Al-Akbar itu sebagai ajakan untuk merawat kerukunan umat beragama.
Acara digelar sejak pagi hari. Menteri Nasaruddin tiba di halaman Gereja GKI Maranatha sekitar pukul 07.00 WIT. Ia hadir dengan busana santai. Mengenakan topi biru tua, jaket olahraga putih berlengan biru dan merah bertuliskan logo kegiatan, dipadu celana training biru tua dan sepatu olahraga putih.
Sebelum jalan sehat dimulai, Menag menyampaikan sambutan singkat di halaman gereja. Setelah itu, acara jalan sehat dimulai.
Suasana kegiatan berlangsung cair, terbuka, dan tanpa sekat, dihadiri tokoh lintas agama, pejabat daerah, serta masyarakat dari berbagai latar belakang.
Baca juga : Korban Bencana Diizinkan Cetak Ulang Ijazah Hilang
Usai sambutan, Menag bersama Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu membuka start jalan sehat. Nasaruddin berdiri di barisan depan peserta. Di tangannya terlihat bendera start bercorak hitam putih seperti papan catur.
Dia mengibarkan bendera sebagai tanda dimulainya jalan sehat. Peserta langsung bergerak meninggalkan halaman gereja. Antusiasme terlihat dari warga yang memadati ruas jalan.
Setelah itu, Menag ikut berjalan bersama rombongan. Dia berjalan berdampingan dengan Gubernur Elisa Kambu dan tokoh lintas agama. Spanduk bertuliskan Jalan Sehat Kerukunan terbentang di barisan depan peserta.
Rute jalan sehat dimulai dari Gereja GKI Maranatha. Rombongan berjalan menuju Masjid Raya Al Akbar, Kota Sorong. Perjalanan berlangsung tertib dengan pengawalan petugas.
Baca juga : Pemerintah Optimistis Ekonomi 2026 Stabil
Dalam sambutannya, Imam Masjid Istiqlal ini mengatakan, kehadirannya di Papua Barat Daya dilandasi tanggung jawab kebangsaan. Menurutnya, ada kedekatan emosional dengan wilayah Papua. Baginya Sorong bukan tempat asing.
“Saya merasa seperti pulang kampung saat berada di Papua Barat Daya,” ujarnya.
Dia menjelaskan, Papua memiliki posisi penting dalam perjalanan kebangsaan Indonesia. Dia menilai daerah ini perlu perhatian khusus dari seluruh elemen Pemerintah. Kerukunan umat beragama disebut sebagai fondasi utama.
“Saya berkewajiban memberi perhatian khusus kepada masyarakat Papua,” katanya.
Baca juga : Lantik Pimpinan DPW Kalbar, Ahmad Ali Target PSI Masuk Posisi 3 Besar
Menag mengajak masyarakat memandang perbedaan sebagai anugerah. Dia menilai perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi dirawat bersama. Kerukunan tumbuh dari kesediaan hidup berdampingan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya