Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pesan Purbaya Di Hari Ibu “Nggak Usah Khawatir, Ekonomi Membaik...”
Selasa, 23 Desember 2025 07:30 WIB
Sebelumnya
Menurut Purbaya, kunci utama pertumbuhan ekonomi terletak pada sinergi pemerintah dan swasta. Pemerintah menciptakan iklim yang kondusif, sementara swasta menjadi motor penggerak utama ekonomi.
Untuk menopang pertumbuhan, pemerintah mengandalkan tiga sektor utama: manufaktur, pertanian, dan energi.
“Kuncinya menghidupkan kembali mesin ekonomi yang sempat menganggur, terutama sektor swasta. Pemerintah dan swasta harus sama-sama bergerak,” tegasnya.
Baca juga : Musyawarah Daerah Tak Boleh Terpengaruh Konflik Internal
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani memprediksi prospek ekonomi tahun depan akan positif, tapi tetap memerlukan kewaspadaan terhadap potensi risiko.
Menurutnya, kuartal I-2026 akan menjadi periode dengan momentum terkuat karena didorong faktor musiman, seperti Tahun Baru, Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri. Hal itu diyakini memberi multiplier effect signifikan pada sektor perdagangan, logistik, akomodasi, pariwisata, dan konsumsi.
Namun, ia mengingatkan, perlambatan bisa terjadi pada kuartal II dan III saat pengaruh musiman mereda jika tidak ada kebijakan pendukung.
Baca juga : PAN Ikut Golkar, Dukung Pilkada Tidak Langsung
Sementara, Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian menilai, ekonomi 6 persen dapat terwujud bila pemerintah memberikan dorongan tambahan. Ia menyebut ada empat langkah untuk mendongkrak pertumbuhan.
Pertama, reformasi pasar tenaga kerja dan dukungan terhadap industri. Kedua, perluasan sumber pembiayaan APBN. Ketiga, pemulihan neraca keuangan UMKM. Keempat, sinergi erat Bank Indonesia (BI) dengan pemerintah dalam menjaga likuiditas sistem keuangan.
Menurutnya, jika ingin lompatan ekonomi tercapai, pemerintah harus berani menerapkan kebijakan pro tenaga kerja serta memperkuat sektor industri seperti tekstil, pertanian, peternakan, dan pertambangan.
Baca juga : Kejagung Antarkan Langsung Seorang Jaksanya Ke KPK
“Di sisi lain, penertiban dan perbaikan regulasi harus terus dilanjutkan,” pungkasnya. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya