Dark/Light Mode

Kirim CT Scan ke Aceh Tamiang, Menkes Targetkan 300 Puskesmas Pulih

Rabu, 24 Desember 2025 18:40 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunawan. (Foto: RM.ID/UMM)
Menteri Kesehatan Budi Gunawan. (Foto: RM.ID/UMM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan pemerintah telah mengirimkan alat kesehatan baru ke wilayah terdampak bencana banjir bandang dan longsor Sumatera. Menkes Budi Gunadi menargetkan 300 puskesmas yang terdampak dapat kembali beroperasi penuh dalam waktu dekat.

CT Scan akan kita kirim yang baru langsung ke sana. Untuk X-ray mamografi, tendernya sudah selesai dan prioritas pertama kita tempatkan di Aceh Tamiang,” kata Menkes Budi dalam konferensi daring secara daring, Rabu (24/12/2025).

Selain pengiriman alat kesehatan, Kementerian Kesehatan juga memfokuskan pemulihan infrastruktur dasar di puskesmas dan rumah sakit. Mulai dari pembersihan lumpur, pemulihan listrik, jaringan internet, hingga ketersediaan air bersih. Dari total sekitar 300 puskesmas terdampak banjir, saat ini tersisa 19 puskesmas yang belum beroperasi secara optimal. Kondisi terberat berada di wilayah Aceh Tamiang.

Baca juga : Kepala BP BUMN Tinjau Lahan Untuk Huntara

“Kita minta koordinasi Pangdam dan Kapolda untuk percepatan pembersihan. Sebagian puskesmas sudah bersih, dan beberapa lainnya sudah mencapai 75 persen,” ungkap Budi.

Budi juga menekankan pentingnya dukungan sektor telekomunikasi untuk mempercepat pemulihan jaringan internet dan komunikasi di fasilitas kesehatan terdampak. Dukungan ini dinilai krusial untuk menunjang layanan medis dan sistem rujukan. Untuk mendukung operasional, sejumlah puskesmas telah dilengkapi dengan genset dan perangkat internet satelit Starlink, termasuk Puskesmas Bintang di Kabupaten Aceh Tengah.

Pemerintah berharap dukungan serupa dapat segera dipenuhi di puskesmas lainnya agar seluruh fasilitas kesehatan kembali melayani masyarakat. "Targetnya tahun ini 300 puskesmas bisa beroperasi semua, kecuali satu lokasi di Lokom yang memang membutuhkan pembangunan baru,” sebut menteri yang akrab disapa BGS itu.

Baca juga : Alat Berat Terus Bersihkan Jalan, Kehidupan Di Aceh Tamiang Berangsur Pulih

Selain pemulihan fisik, Menkes juga menekankan pentingnya dukungan moral dan kesehatan mental bagi masyarakat dan tenaga kesehatan di wilayah terdampak. Ia mengapresiasi dedikasi para relawan yang turun langsung membantu penanganan pasca-bencana.

“Kami datang bukan hanya untuk melayani secara fisik saat masyarakat sakit, tetapi juga untuk menyemangati moral dan mental. Relawan harus membawa energi positif, bukan kesedihan,” cetus Budi.

Budi memastikan pemerintah pusat terbuka untuk berkomunikasi langsung dengan relawan dan tenaga kesehatan di lapangan. Ia juga berencana kembali mengunjungi wilayah terdampak pada 27 atau 28 Desember mendatang, termasuk Aceh Tamiang, Kota Langsa dan sejumlah daerah di Sumatera Utara.

Baca juga : Update Terkini Aceh Tamiang: Listrik Menyala, Aktivitas Pasar Mulai Pulih

“Saya ingin melihat langsung desa-desa yang masih terisolasi. Itu akan menjadi dasar tahap ketiga, yakni penyiapan posko layanan kesehatan di wilayah terisolasi,” pungkas BGS.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.