Dark/Light Mode

1.138 Praja IPDN Dikirim ke Aceh Tamiang, Bersihkan Kantor Dinas Pasca Banjir

Minggu, 4 Januari 2026 12:30 WIB
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kirim 1.138 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ke Aceh Tamiang. (Foto: dok. Kemendagri)
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kirim 1.138 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ke Aceh Tamiang. (Foto: dok. Kemendagri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kirim 1.138 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ke Aceh Tamiang. Mereka akan membantu membersihkan kantor-kantor dinas yang terdampak bencana banjir dan longsor, sehingga layanan publik bisa segera pulih kembali.

Pada pemberangkatan kloter pertama, Sabtu (3/1/2025), taruna yang diberangkatkan berjumlah 413 orang. Sisanya yang tergabung dalam kloter kedua dan ketiga, dijadwalkan berangkat pada Minggu (4/1/2026) dan Senin (5/1/2026).

Momen keberangkatan ini diunggah Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto  lewat akun Instagram resminya @bimaaryasugiarto.

Baca juga : Kemendagri–Lion Group Kirim 1.132 Praja IPDN Ke Aceh Tamiang

Dalam video tersebut, tampak Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berpidato di dalam pesawat saat melepas keberangkatan para praja, sesaat sebelum lepas landas.

“Misi kemanusiaan kita menolong saudara-saudara kita,” ujar Tito di hadapan para taruna.

Bima Arya ikut serta dalam keberangkatan itu. Saat tiba di Aceh Tamiang, Bima Arya memberikan pengarahan kepada praja yang bertugas dan mengingatkan bahwa mereka berada di medan perjuangan.

Baca juga : Omzet Rumah Makan Di Aceh Tamiang Berangsur Pulih Pascabencana

“Adik-adik praja, ini adalah medan perjuangan selama paling tidak satu bulan. Tugas kita di sini adalah membersihkan kantor-kantor dinas,” tegas Bima Arya. 

Di lokasi, warga setempat menyambut hangat kedatangan para praja IPDN. Mereka berharap kedatangan praja membantu pemulihan Aceh Tamiang.

“Selamat datang, Om,” kata seorang warga.

Baca juga : Warung Kopi di Aceh Tamiang Buka Lagi Pascabanjir, Pembeli Ramai

“Bantulah kami, Aceh Tamiang masih di mana-mana lumpur. Bantulah kami,” ujar warga lainnya.

Sebanyak 413 praja yang tiba lebih dulu, diarahkan ke bangunan besar semi-terbuka. Di dalamnya, terdapat tandu-tandu lipat sebagai tempat tidur mereka. Para praja berjalan di atas lumpur. Ada yang membawa bendera merah putih dan menancapkannya di lokasi sekitar bangunan.

“Arahan Pak Mendagri Tito, praja akan bantu proses percepatan aktivivasi pemerintahan dan pelayanan publik pasca bencana. Terima kasih Lion Air Group untuk kolaborasinya,” ujar Bima Arya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.