Dark/Light Mode

Mahasiswa Apresiasi Strategi BNN di Era Prabowo, Selamatkan Generasi Muda

Selasa, 6 Januari 2026 10:34 WIB
Foto: BNN.
Foto: BNN.

RM.id  Rakyat Merdeka - Di Era Presiden Prabowo Subianto, Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan transformasi besar dalam strategi pemberantasan narkoba di Indonesia di bawah kepemimpinan Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto. Perang melawan narkoba, kini tidak lagi semata mengandalkan penindakan hukum.

Dalam hal ini, BNN menempatkan penyelamatan generasi muda sebagai inti kebijakan nasional dalam menghadapi ancaman narkotika yang semakin kompleks dan terorganisir.

Menurut Komjen Suyudi, tujuan utamanya adalah untuk memastikan anak dan remaja harus bisa menjauhi hingga menolak penyalahgunaan narkoba, demi memperkuat ketahanan keluarga dan lingkungan.

"Perang melawan narkoba, tidak hanya menangkap bandar, utamanya dengan menyelamatkan generasi muda agar tidak terjerumus ke jaringan narkoba,” tegas Komjen Suyudi, Minggu (3/1/2026).

Transformasi besar yang dilakukan BNN di era Presiden Prabowo ini mendapat apresiasi dan dukungan dari Aliansi Mahasiswa dan Milenial untuk Indonesia (AMMI) yang menilai, perubahan paradigma tersebut merupakan langkah strategis yang menjawab tantangan nyata peredaran narkoba yang kian menyasar anak milenial dan Gen Z.

Baca juga : Akademisi Apresiasi Arahan Presiden Prabowo yang Direalisasikan CEO Danantara

“Pendekatan humanis yang dikedepankan BNN pada Era Presiden Prabowo ini merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” kata Koordinator AMMI, Nurkhasanah dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Senin (5/1/2026).

Kata Nurkhasanah, dengan menempatkan pencegahan, edukasi, serta penguatan ketahanan keluarga dan lingkungan sebagai fokus utama, BNN dinilai telah mengambil posisi yang tepat untuk melindungi masa depan generasi bangsa.

“Upaya penyelamatan generasi muda dari bahaya narkotika tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan, tetapi juga pada stabilitas sosial, ketahanan nasional, dan keberlanjutan pembangunan bangsa,” ungkapnya.

Nurkhasanah menambahkan, AMMI siap mendukung langkah BNN melalui peran aktif mahasiswa dan milenial sebagai agen edukasi dan penggerak kesadaran di lingkungan kampus maupun masyarakat.“Kami percaya kolaborasi antara negara dan generasi muda adalah kunci utama untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di Indonesia,” tuturnya.

Nurkhasanah juga menilai pendekatan kemanusiaan yang dilakukan BNN saat ini tidak menafikan penindakan hukum terhadap para bandar narkoba.

Baca juga : Poros Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Polri dan BNN Amankan Nataru 2026

Sebelumnya diberitakan, BNN menangkap buronan internasional sekaligus gembong narkoba, dalam kasus penyelundupan sabu 2 ton senilai Rp 5 triliun PA alias Dewi Astutik yang berasal dari Indonesia, di Kamboja, Senin (1/12/2025).

Kemudian, BNN yang bekerja sama dengan Polri menggerebek Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara usai penggerebekan pertama yang dilakukan pada Rabu (5/11).

Dalam penggerebekan kedua pada Jumat (7/11), BNN menyita total 89 kilogram sabu, hingga puluhan senjata api laras panjang dan pendek. BNN juga menggerebek para pengedar narkoba di Kampung Berlan Matraman.

“Namun kami mencatat langkah positif yang dilakukan setelah itu adalah, BNN memberdayakan ekonomi warga di Kampung tersebut," lanjut Nurkhasanah.

Selain itu, AMMI juga mengapresiasi kegiatan BNN bersama Bison Indonesia yang menyelenggarakan Kemah Kebangsaan Bersinar se-Jadetabek di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur yang diikuti ribuan peserta generasi muda dan dihadiri oleh Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Kegiatan ini diikuti oleh para pelajar SMA dan SMK se-Jadetabek.

Baca juga : Penasihat Kapolri Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Selamatkan WNI Korban TPPO

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi tentang pencegahan dini penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

Acara mengusung tema “Membangun Kesadaran dan Kepedulian Antinarkoba di Kalangan Generasi Muda Bersinar Bersama BNN Indonesia".

Sebanyak 1.200 pelajar mengikuti kegiatan ini dengan pendampingan para guru pembina. "Ini langkah nyata BNN memberdayakan generasi muda untuk jauhi narkoba," pungkas Nurkhasanah

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.