Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sekolah Rakyat Beri Pendidikan Gratis 15.895 Anak dari Keluarga Kurang Mampu
Kamis, 8 Januari 2026 23:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah terus menggenjot pemerataan pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat (SR) dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Program ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus memutus mata rantai kemiskinan.
Sepanjang 2025, pemerintah telah merealisasikan anggaran Rp 6,6 triliun untuk program Sekolah Rakyat. Dari jumlah tersebut, Rp 5,4 triliun digunakan untuk renovasi sentra pendidikan, sementara Rp 1,1 triliun dialokasikan untuk penyelenggaraan pendidikan.
“Per 31 Desember 2025, realisasi anggaran program Sekolah Rakyat sebesar Rp 6,6 triliun atau 85 persen dari pagu anggaran,” ujar Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono dalam konferensi pers APBN Kita, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (8/1).
Baca juga : Kapolda Metro Jaya Buka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I TA 2026
Saat ini, sebanyak 166 Sekolah Rakyat telah beroperasi di berbagai daerah di Indonesia. Program tersebut melibatkan 6.849 guru dan tenaga kependidikan, serta melayani 15.895 siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Anggaran Sekolah Rakyat itu untuk mendidik 15.895 siswa kurang mampu, melibatkan 6.849 guru atau tenaga kependidikan, dengan mengoperasionalkan 166 Sekolah Rakyat dari tingkat SD sampai SMA,” ungkap Thomas.
Para siswa Sekolah Rakyat memperoleh fasilitas pendidikan yang komprehensif. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, pemetaan bakat (talent mapping), penguatan kompetensi dasar akademik, pembentukan kedisiplinan, sistem boarding school atau asrama, seragam dan perlengkapan sekolah, hingga konsumsi tiga kali makan dan dua kali kudapan setiap hari. Selain itu, siswa juga mendapatkan dukungan pembelajaran berbasis digital.
Baca juga : Menhan Beri Kenaikkan Pangkat 155 Prajurit Di Papua
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan komitmen Pemerintah untuk memperluas cakupan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari agenda pemerataan pendidikan nasional.
Pembangunan Sekolah Rakyat akan dilakukan secara bertahap dengan target 100 sekolah baru setiap tahun. Dengan skema tersebut, pemerintah menargetkan berdirinya 500 Sekolah Rakyat di wilayah-wilayah dengan tingkat ekonomi paling lemah, sekaligus menjangkau kelompok masyarakat menengah ke bawah.
“Ini sedang kita rencanakan supaya semua anak-anak kita harus mendapatkan pendidikan dengan fasilitas yang bagus. Kita tidak boleh ketinggalan dengan bangsa lain. Itu cita-cita kita,” ujar Prabowo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya