Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lapor Ke Prabowo Dan Ketua Satgas
Ara Siapkan Rusun Subsidi Di Meikarta Untuk Pekerja Cikarang
Minggu, 18 Januari 2026 12:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah tancap gas menyiapkan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan perkotaan. Salah satunya pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di Meikarta.
Dalam kunjungannya ke kawasan Meikarta, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengaku sudah melaporkan rencana awal pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, kepada Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Satgas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo.
"Kita sudah laporkan ke Pak Presiden dan Pak Satgas. PKP terus memastikan penyediaan hunian layak di kawasan perkotaan melalui pembangunan rusun subsidi," ujar Maruarar saat meninjau dua titik lokasi lahan rencana pembangunan rusun subsidi di Meikarta, Sabtu (17/1/2026) sore.
Sebagai tindak lanjut, Ia akan bertemu Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Gedung Sate pekan depan, guna melakukan verifikasi lanjutan proyek rusun subsidi tersebut.
Dalam kunjungannya, Maruarar yang akrab disapa Ara ini mengecek dua lokasi rencana pembangunan rusun subsidi di Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan dan Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat. Total luas lahan mencapai sekitar 20 hektare, masing-masing 10 hektare.
Baca juga : Boleh Pakai Dana BOS Bersihkan Lumpur Banjir Di Sekolah? Ini Kata Mendikdasmen
"Kedua lokasi ini strategis. Dekat kawasan industri dan akses tol. Cocok untuk MBR yang bekerja di sekitar Cikarang," kata Ara.
Politisi Partai Gerindra ini menegaskan, Pemerintah tidak hanya membangun rusun layak huni, tetapi juga menyiapkan lingkungan pendukung bagi penghuni.
"Kami pastikan akses sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, dan ruang terbuka hijau tersedia dengan baik," janjinya.
Skema Pembiayaan & Legalitas Dikebut
Selain itu, Kementerian PKP akan bergerak cepat menyiapkan skema pembiayaan, legalitas lahan, serta desain bangunan agar pembangunna rusun subsidi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo.
Baca juga : Bertemu Menkum, Ara Bahas Kuota BSPS hingga Rusun Subsidi Perkotaan
"Program ini harus benar-benar bermanfaat bagi rakyat, negara dan dunia usaha," ujarnya.
Pemerintah pun menargetkan pembangunan rusun subsidi di Meikarta menjadi salah satu terobosan nyata di sektor perumahan perkotaan pada tahun ini.
"Tahun ini kami ingin menghadirkan terobosan nyata bagi masyarakat berpenghasilan rendah yaitu hunian bagi pekerja di Cikarang," katanya.
Hunian Vertikal MBR
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan PKP, Sri Haryati menambahkan, pembangunan rumah subsidi tapak sudah tidak memungkinkan di kota kota besar akibat keterbatasan lahan.
Baca juga : Pramono Siapkan 9 Waduk Baru di Jakarta Untuk Kurangi Risiko Banjir
"Di kota besar hampir tidak ada lagi rumah subsidi tapak. Solusinya adalah hunian vertikal," ujarnya.
Doktor jebolan IPB ini menjelaskan, berdasarkan data BPS dan Bappenas, tren urbanisasi terus meningkat. Pada 2045, sekitar 73 persen penduduk Indonesia diproyeksikan tinggal di kawasan perkotaan. Bahkan, data terbaru menunjukkan angkanya sudah mencapai 82 persen.
"Penduduk makin terpusat di kota. Negara harus siap dengan hunian vertikal agar rakyat tetap punya tempat tinggal yang layak," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya