Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bansos Saja Tak Cukup Untuk Mendorong Kesejahteraan
Pemberdayaan Rakyat Jadi Motor Utama Pembangunan
Rabu, 11 Maret 2026 06:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah menegaskan bantuan sosial (bansos) tidak cukup mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Program tersebut harus disertai upaya pemberdayaan agar masyarakat mampu mandiri, produktif dan keluar dari ketergantungan bantuan.
“Pemberdayaan masyarakat harus menjadi arus utama pembangunan. Bansos tetap penting, tetapi harus diiringi peningkatan kapasitas agar masyarakat dapat mandiri dan produktif,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar di Jakarta melalui keterangan tertulisnya, Selasa (10/3/2026).
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan, pemberdayaan kini menjadi arus utama dalam paradigma pembangunan nasional.
Dengan pendekatan tersebut, masyarakat tidak hanya menerima bantuan sosial, tetapi juga memiliki kemampuan berkembang dan berusaha secara mandiri.
Menurutnya, komitmen Pemerintah menjadikan pemberdayaan sebagai motor baru pembangunan telah diwujudkan melalui pembentukan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM). Kehadiran kementerian itu diharapkan dapat memperkuat peran negara dalam mendukung kelompok masyarakat yang masih tertinggal dan belum memiliki akses memadai untuk berkembang.
Baca juga : Geledah Kantor Ombudsman, Kejagung Sita Dokumen & BBE
Mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu memastikan Pemerintah melalui Kemenko PM akan terus mengembangkan program-program pemberdayaan yang dampaknya dapat langsung dirasakan masyarakat.
Dengan demikian, pembangunan tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, juga menciptakan pemerataan, serta membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah saat ini mendorong berbagai program yang terangkum dalam delapan jalur pemberdayaan masyarakat. Strategi tersebut dirancang untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan sosial masyarakat di berbagai daerah.
“Kami ingin memastikan setiap program dan setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.
Pria yang akrab disapa Cak Imin itu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kemenko PM atas kerja keras dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan. Kolaborasi dan koordinasi antarunit kerja menjadi kunci agar berbagai kebijakan dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.
Baca juga : Aroma Regenerasi Menguat, Musda Golkar Sulsel Tunggu Arahan DPP
Mantan Wakil Ketua DPR itu juga menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga, serta Pemerintah daerah dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Hal tersebut penting, mengingat luasnya cakupan program dan banyaknya kelompok sasaran yang harus dijangkau.
Selain itu, Cak Imin mendorong seluruh jajaran Kemenko PM lebih aktif membangun komunikasi publik mengenai konsep dan praktik pemberdayaan masyarakat. Termasuk melalui publikasi dan diskursus di berbagai media.
“Kita perlu memperkuat komunikasi publik agar gagasan dan praktik pemberdayaan semakin dipahami luas, baik oleh masyarakat maupun para pengambil kebijakan,” tuturnya.
Lebih lanjut, mantan Wakil Ketua MPR itu menjelaskan, pemberdayaan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam percepatan penanggulangan kemiskinan di Indonesia.
Pemerintah menargetkan penurunan angka kemiskinan secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan melalui program yang berfokus pada pendidikan, akses ekonomi, serta peningkatan kapasitas masyarakat.
Baca juga : Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Gerindra Apresiasi Pemerintah
“Kita memiliki tanggung jawab besar, memastikan program pemberdayaan masyarakat benar-benar berdampak dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” pungkasnya. SSL
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Rabu, 11 Maret 2026 dengan judul "Bansos Saja Tak Cukup Untuk Mendorong Kesejahteraan Pemberdayaan Rakyat Jadi Motor Utama Pembangunan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya