Dark/Light Mode

Indonesia Kecam Keras Serangan Israel Terhadap Beirut & Sejumlah Wilayah Lebanon

Jumat, 10 April 2026 09:40 WIB
Kantor Kementerian Luar Negeri RI (Foto: dok. Kemlu)
Kantor Kementerian Luar Negeri RI (Foto: dok. Kemlu)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia mengecam keras berbagai serangan Israel terhadap Beirut dan berbagai wilayah di Lebanon, yang telah menyebabkan banyak korban jiwa di kalangan sipil serta kerusakan fisik. Indonesia menilai serangan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional, serta berisiko semakin memperburuk ketegangan regional yang membahayakan keamanan global.

"Indonesia menuntut Israel untuk segera dan secara permanen menghentikan kekerasan dan agresi di Lebanon. Indonesia juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil, sesuai dengan kewajiban hukum internasional," tegas Kementerian Luar Negeri RI dalam pernyataan resminya, Kamis (9/4/2026).

Baca juga : Israel Dukung Penangguhan Serangan AS Terhadap Iran: Lebanon Tidak Termasuk

Indonesia juga menyerukan seluruh pihak yang terlibat untuk menahan diri secara maksimal, melakukan upaya de-eskalasi, mengedepankan dialog, serta menghindari langkah-langkah yang dapat memperburuk situasi.

Melansir Al Jazeera, pasukan Israel membombardir lebih dari 100 target di seluruh negeri dalam waktu 10 menit pada Rabu (8/4/2026). Data sementara Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon yang dirilis pada Kamis (9/4/2026) menyebutkan, jumlah korban tewas akibat serangan Israel di seluruh Lebanon pada Rabu (8/4/2026) kini meningkat menjadi 303 orang. Sementara korban luka mencapai 1.150 orang.

Baca juga : Industri Pulp & Kertas Sumbang 3,73 Persen Ke PDB, Pemerintah Genjot Daya Saing

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.